Laga klasik antara PSIS Semarang vs Persebaya Surabaua pada laga tunda BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri, Rabu (29/3/2023) dipastikan boleh dihadiri penonton.
Tak hanya untuk tuan rumah, Panpel PSIS Semarang juga menyediakan kuota seribu tiket untuk pendukung Persebaya yang disebut Bonek.
"Kuota seribu tiket untuk pendukung Persebaya, sesuai dengan hasil koordinasi kepolisian dengan Pemerintah Kota Semarang dan Surabaya," kata Ketua Panpel PSIS Semarang, Danur Rispriyanto dilansir dari ANTARA, Jumat (24/3/2023).
Menurut dia, dalam pertemuan tersebut juga disepakati penonton tanpa tiket tidak akan diizinkan masuk dalam kawasan Stadion Jatidiri.
Ia menyebut empat lapis penyekatan akan dilakukan kepolisian untuk menghalau baik pendukung PSIS maupun Persebaya yang tidak bertiket.
Terhadap pendukung Persebaya yang akan datang langsung ke Semarang, kata dia, nantinya akan dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Bahkan, lanjut dia, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi rencananya akan memimpin langsung pendukung Persebaya yang akan datang ke Semarang.
Ia menambahkan personel keamanan sudah akan melakukan kegiatan cipta kondisi menjelang laga PSIS melawan Persebaya mulai Minggu (26/3/2023).
Sekitar 4.700 personel kepolisian diterjunkan untuk mengawal pertandingan tunda antara PSIS melawan Persebaya tersebut.
Baca Juga: Sambut Ramadan, Tri Mengajak Pelanggan untuk Memaknai Momen Kebersamaan Lebih Nyata
PSIS Semarang akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Jatidiri Semarang pada 29 Maret 2023.
Laga tersebut merupakan pertandingan tunda setelah sebelumnya kedua tim batal bertemu pada 8 Februari 2023 karena tidak ada izin dari kepolisian.
PSIS Semarang sendiri saat ini menempati peringkat 14 pada klasemen sementara Liga I Indonesia dengan 35 poin, sementara Persebaya berada di peringkat 10 dengan 39 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi