Suara Joglo - Sejak kemarin masyarakat Indonesia digaduhkan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga Rp 340 Triliun yang menyeret Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Di tengah kegaduhan itu, tiba-tiba muncul konten video dengan narasi kalau aliran dugaan TPPU itu mengalir ke Presiden Joko Widodo ( Jokowi ). Dalam konten itu dijelaskan kalau yang mengungkapnya merupakan Menkeu Sri Mulyani.
Namun hasil cek fakta Putri Lestari lewat laman website turnbackhoaks.id, konten tersebut ternyata masuk konten manipulasi. Video tersebut merupakan editan sebab beberapa video yang diberi narasi yang menyesatkan.
Tidak ada informasi valid mengenai pengakuan Sri Mulyani terkait transaksi 300 Triliun yang mengalir pada Jokowi. Video tersebut diberi narasi begini: "Gempar sore ini!! transaksi 300 T mengalir pada jokowi, pengakuan sri mulyani kejutkan semua pihak."
Penjelasan :
Akun Youtube FORUM BERITA NUSANTARA mengunggah video pada tanggal 25 Maret 2023 dengan judul: “gempar sore ini!!transaksi 300 T mengalir pada jokowi, pengakuan sri mulyani kejutkan semua pihak”. Video diunggah dengan tumbnail gambar Sri Mulyani di tengah forum sidang disertai tulisan: “BREAKING NEWS!!! SEMUA TERKEJUT DENGAN PENGAKUAN INI. TRANSAKSI GELAP 300 TRILIUN TERNYATA MENGALIR SEJAK AWAL JOKOWI MENJABAT”.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video merupakan hasil editan kumpulan video yang diberi narasi yang menyesatkan. Video pertama yang ditampilkan adalah video cuplikan podcast bersama Rocky Gerung di akun Youtube Novel Baswedan yang diunggah pada tanggal 18 Maret 2023 dengan judul: “Gempa Skandal Rp300 T Kemenkeu | Bersama Rocky Gerung”.
Video kedua yang diunggah adalah video yang identik dengan video penjelasan Sri Mulyani soal THR Tanpa Tukin yang diunggah akun Youtube Tribun Pontianak pada tanggal 1 Mei 2021 dengan judul: “Ramai Petisi THR PNS, Berikut Penjelasan Sri Mulyani soal THR Tanpa Tukin”.
Video ketiga yang diunggah adalah video pidato Jokowi yang diunggah akun Youtube iNews id pada tanggal 7 Februari 2023 dengan judul: “Presiden Jokowi Sebut Komitmen Pemberantasan Korupsi Tak Pernah Surut”.
Tidak ada informasi valid mengenai pengakuan Sri Mulyani terkait transaksi 300 T yang mengalir pada Jokowi seperti yang ditampilkan pada judul video.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Doa Rakyat Terkabul, Benarkah Nasib SBY Berakhir Mengenaskan?
-
Hokky Caraka Bongkar Rencana Presiden Jokowi Terkait Nasib Timnas U-20
-
CEK FAKTA: Amanda Manopo Ngaku Tak Kuat dengan Sindiran Putri Anne, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah Hotman Paris Bantu Nissa Asyifa untuk Jebloskan Alshad Ahmad ke Penjara?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan