- Pemerintah salurkan bantuan stimulan rumah rusak serentak di 24 kabupaten/kota se-Aceh.
- Aceh Timur dan Aceh Tamiang terima alokasi terbesar dengan total bantuan di atas Rp100 miliar.
- Bantuan bertujuan mempercepat pemulihan infrastruktur dan bukti kehadiran negara pascabencana.
Suara.com - Pemerintah Pusat menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan pemulihan ekonomi dan infrastruktur di Bumi Serambi Mekkah. Melalui Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Aceh, bantuan stimulan untuk perbaikan rumah rusak akibat banjir dan longsor resmi disalurkan secara serentak di 24 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Jumat (13/2/2026).
Kasatgaswil Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa penyaluran bantuan untuk kategori Rumah Rusak Ringan (RR) dan Rusak Sedang (RS) ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat.
"Kegiatan ini dipimpin secara terpusat oleh Menko PMK Bapak Pratikno dan Mendagri Bapak Tito Karnavian," ujar Safrizal di Banda Aceh.
Berdasarkan data yang dihimpun, Aceh Timur dan Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan serapan bantuan terbesar mengingat dampak bencana yang cukup masif di sana. Di Aceh Timur, total bantuan mencapai Rp118,93 miliar yang menyasar 2.707 KK kategori rusak ringan dan 2.611 KK rusak sedang.
Sementara itu, di Aceh Tamiang, Mendagri Tito Karnavian bersama tim menyerahkan bantuan stimulan senilai Rp112,54 miliar untuk 5.158 KK terdampak.
"Bantuan stimulan ini sebagai kepedulian dan kehadiran negara kepada warga yang terdampak bencana. Negara selalu hadir dalam setiap bencana," tegas Safrizal.
Tak hanya dua wilayah tersebut, distribusi bantuan juga menyasar titik-titik lain dengan rincian sebagai berikut:
- Kota Lhokseumawe: Rp35,68 Miliar (1.201 KK)
- Aceh Besar: Rp32,17 Miliar (1.680 KK)
- Subulussalam: Rp17,86 Miliar (1.117 KK)
- Aceh Singkil: Rp8,52 Miliar (520 KK)
- Aceh Selatan: Rp4,72 Miliar (274 KK)
Sejumlah pejabat tinggi, mulai dari Kepala BNPB, jajaran Danantara, hingga purnawirawan jenderal TNI turun langsung memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat di berbagai kabupaten seperti Bener Meriah, Nagan Raya, hingga Gayo Lues.
Safrizal berharap dana stimulan ini dapat memutar roda ekonomi lokal melalui aktivitas rehabilitasi hunian. "Insya Allah bantuan stimulan bisa digunakan sebaik-baiknya untuk merehab rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
-
Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing
-
BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah
-
Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global
-
Setelah Purbaya, Said Iqbal Mau Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan
-
Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?
-
Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya
-
Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan
-
Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia