Juru Bicara DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Usman M. Tokan atau akrab disapa Donnie mengatakan pihaknya akan mengumumkan bakal calon presiden (capres) usungannya pada Rabu siang.
"Hari ini baru (bakal) capres, jam 14.00," kata Donnie dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Dia menyebut berdasarkan nama-nama potensial yang beredar di publik, partai berlambang Ka'bah tersebut akhirnya mengerucutkan pada satu nama.
"Ada berapa nama, tapi mengerucut satu nama dan itu yang mau diumumkan siang ini," tambahnya.
Sebelumnya, Selasa (25/4), Donnie mengatakan pengumuman bakal capres tersebut dilakukan setelah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
"Rapimnas sudah selesai dan akan mengumumkan hasil rapimnas besok (Rabu)," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengatakan pihaknya baru akan mengumumkan nama bakal capres, sedangkan nama bakal calon wakil presiden (cawapres) belum akan diumumkan.
"Yang jelas (bakal) capres," kata Arsul dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (25/4).
Arsul menyebut pengumuman bakal capres itu digelar di lokasi yang sama dengan lokasi Rapimnas PPP, yakni di Yogyakarta.
Baca Juga: Sandiaga Uno Urung Terlihat di Acara Halal bi Halal PPP di Sleman, Ini Kata Muhammad Mardiono
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Selasa, juga mengatakan bakal capres yang diusung partai politik yang dipimpinnya itu akan diumumkan usai rapimnas.
"Untuk hasilnya sudah ada, tapi hasil akhirnya dalam rapimnas akan saya umumkan nanti," kata Mardiono.
Meskipun mengaku sudah ada keputusan untuk bakal capres, Mardiono masih enggan mengungkapkan siapa sosok itu kepada publik.
"Besok (Rabu) kami akan umumkan, setelah ada keputusan rapimnas hari ini. Keputusan final ini adalah konstitusi bagi PPP yang harus ditaati oleh seluruh kader di Indonesia, termasuk perwakilan di luar negeri," jelasnya.
DPP PPP menggelar rapimnas di kediaman Mardiono di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Selasa. Senin (24/4), rapat pengurus harian ke-17 sekaligus rapat majelis partai tersebut juga digelar di tempat serupa.
Untuk diketahui, pendaftaran bakal capres dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, ada 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan