Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Selasa mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa (EU) mengeksploitasi isu Ukraina dan mengalihkan perhatian negara-negara berkembang dari masalah Timur Tengah.
Pada sidang sidang Dewan Keamanan PBB tentang situasi di Timur Tengah, dia mengatakan bahwa AS dan Eropa mencoba mengancam negara-negara berkembang dan mengatakan "jika kita mengalahkan Rusia, segalanya akan terselesaikan dengan sendirinya".
Lewat pengalihan isu tersebut, kata dia, krisis-krisis yang berusaha diselesaikan oleh negara-negara berkembang menjadi korban "kemunafikan dan insting kolonial Barat, yang terobsesi dengan kepentingan egois untuk memaksakan tuntutannya ke seluruh dunia".
Lavrov menyebut Kuartet Timur Tengah–inisiatif internasional oleh Rusia, AS, PBB dan EU untuk mencari penyelesaian konflik Israel-Palestina–telah menjadi korban tindakan tersebut.
Dia meminta PBB untuk mematuhi keputusan Dewan Keamanan, terutama yang berkaitan dengan penyelesaian Israel-Palestina.
"Kami juga meminta Sekretaris Jenderal PBB (Antonio Guterres) agar lebih proaktif menjalankan tugasnya sebagai moderator Kuartet, tanpa menunggu izin," kata Lavrov.
Dia juga menyerukan kepada Israel dan Palestina untuk menghentikan tindakan sepihak yang membahayakan kemungkinan terwujudnya solusi dua negara.
"Dengan penyesalan dan keprihatinan mendalam, kami menyatakan bahwa masalah Palestina tetap jauh dari kemajuan positif," katanya.
Dia menambahkan bahwa negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB perlu meningkatkan perhatian terhadap eskalasi konflik Arab-Israel.
Baca Juga: Keluhkan Tak Dapat Pasokan Senjata Maksimal, Ukraina Tuding Barat Hindari Provokasi Rusia
Lavrov mengatakan Rusia menyambut perubahan positif di kawasan itu, khususnya pemulihan hubungan bilateral Iran-Arab Saudi yang dimediasi China.
Dia mengatakan saat ini adalah waktu yang tepat bagi Barat untuk merespons Majelis Umum PBB tentang resolusi yang disabotase di Dewan Keamanan.
Dia menambahkan bahwa AS dan sekutunya berusaha mati-matian “agar setiap kali hak veto digunakan dalam masalah apa pun di Dewan Keamanan, masalah itu (kemudian) diperdebatkan di Majelis Umum PBB”.
"Kami tidak keberatan meski ide itu secara terbuka menentang Rusia. Tak ada yang kami sembunyikan. Ketika kami menggunakan veto, kami dengan terang menjelaskan alasan di belakang itu. Kami tidak ragu mengulangi argumen kami di Majelis Umum," kata Lavrov.
Dia menambahkan bahwa veto adalah “hak yang tidak dapat dicabut” dan penggunaannya tidak melanggar Piagam PBB).
Usai menghadiri sidang tersebut, Lavrov melakukan pembicaraan dengan mitra-mitranya dari Palestina dan Arab Saudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Paradise of Rumors Milik AKMU jadi Lagu Kedua Raih Perfect All-Kill di 2026
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
6 Bidang Profesi Terbaik untuk Zodiak Cancer, Sesuai dengan Intuisi dan Hati
-
Bukan Pisang Biasa, Menikmati Hidangan Penutup Adat Desa Muaro Jambi
-
5 HP Dual Record Video dengan Harga Terjangkau untuk Konten Vlogging Kreator Pemula
-
Mimpi Buruk di Pringsewu: Suami Tikam Istri di Depan Anak Hanya karena Pintu Tak Kunjung Dibuka
-
Parfum Scarlett Jolly Wanginya Seperti Apa? Diklam Bisa Tahan hingga 16 Jam
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi