Polemik grup WhatsApp anti Shin Tae-yong yang merupakan pelatih Timnas Indonesia menjadi perbincangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Bahkan polemik itu juga mendapat sorotan Media Malaysia, Vocketfc.
Dalam tulisannya, media itu menyebut ada grup WhatsApp anti pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Isinya adalah pelatih-pelatih yang kontra terhadap juru racik asal Korea Selatan itu.
Media itu juga menyebut jika Shin Tae-yong memang belum mempersembahkan trofi untuk Indonesia.
Meski demikian, pelatih Korea Selatan itu dinilai sudah membuktikan Timnas Garuda berkembang di tangannya.
"Beberapa di antaranya adalah ranking FIFA Timnas Indonesia melonjak dari 177 ke 149 dunia. Ia juga membawa Garuda lolos ke Piala Asia 2023 setelah 18 tahun," tulis Vocketfc yang dilansir, Kamis (27/4/2023).
Sebelumnya, kabar grup WhatsApp anti Shin Tae-yong disampaikan oleh pelatih futsal, Junika Rahmat Ramadhan alias Doni Zola (Donzol). Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detail siapa saja yang menjadi peserta grup itu.
Adapun salah satu alasan mengapa pelatih-pelatih itu anti Shin Tae-yong dikarenakan hasilnya bersama Timnas Indonesia yang dianggap begini-begini saja.
"Waktu Bima Sakti berprestasi dengan timnas U-16, staf pelatih teriak local pride. Ini menarik buat dibahas. Karena gue punya Grup WhatsApp bersama pelatih-pelatih sangat anti-STY," kata Donzol di YouTube Skor Indonesia.
Baca Juga: Nasib Indomie di Indonesia Usai Taiwan Temukan Zat Pemicu Kanker
"Satu di antaranya karena naturalisasi. Kedua, ngerasa hasilnya gini-gini saja. Artinya mereka punya alasan dong, kenapa mereka menganggap bahwa Shin Tae-yong gagal," imbuhnya.
Sementara itu, Nova Arianto selaku asisten Shin Tae-yong mengaku baru tahu adanya grup WhatsApp itu setelah ditanyai oleh netizen. Namun, ia menyikapi dengan kalem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka