Suara.com - Jelang Timnas Indonesia U-22 vs Filipina di SEA Games 2023, ada baiknya kembali mengenang pelatih The Young Azkals, Rob Gier saat membobol gawang skuad Garuda pada Piala AFF 2014.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-22 akan memulai kampanyenya di SEA Games 2023 dengan menghadapi Filipina pada laga pembuka Grup A cabang olahraga sepak bola putra.
Duel ini Timnas Indonesia vs Filipina ini akan berlangsung di Stadion Olympic, Phnom Penh, Kamboja pada Sabtu (29/4/2023) pukul 16.00 WIB.
Jelang duel ini, Timnas Indonesia U-22 bisa berbangga diri dan memiliki motivasi berlipat, mengingat sejarah berpihak kepada skuad Garuda Muda.
Dalam sembilan pertemuan di SEA Games, Indonesia mampu memenangi delapan pertemuan dan meraih sekali imbang atas tim berjuluk The Young Azkals tersebut.
Bahkan di tiga pertemuan terakhirnya di babak grup SEA Games, yakni pada 2015, 2017, dan 2021, Indonesia mampu menang tiga kali atas Filipina tanpa kebobolan satu gol pun.
Dengan fakta tersebut, wajar rasanya jika Timnas Indonesia U-22 besutan Indra Sjafri merasa percaya diri bisa menang atas Filipina di laga perdana.
Tapi kepercayaan diri ini bisa saja luntur seketika, jika menilik fakta bahwa Filipina saat ini dilatih oleh momok Timnas Indonesia di masa silam, yakni Rob Gier.
Rob Gier memiliki rekam jejak apik sebagai salah satu mimpi buruk Timnas Indonesia kala masih bermain, dengan pernah mencetak gol yang membuat tim Merah Putih bertekuk lutut.
Baca Juga: Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia U-22 Jelang SEA Games 2023, Sorot Keluhan Indra Sjafri
Mimpi Buruk Timnas Indonesia
Rob Gier ditunjuk menjadi pelatih tim U-22 oleh Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) pada Maret 2023 lalu. Penunjukkan ini sendiri bukan tanpa sebab.
PFF menunjuk pria kelahiran Inggris itu mengingat pengalamannya sebagai mantan penggawa Timnas Filipina medio 2009-2015.
Selain itu, pria berusia 42 tahun ini dianggap cukup berpengalaman untuk bisa membawa Filipina lolos dari babak grup di SEA Games 2023.
Tercatat ia pernah melatih tim wanita Universitas Oxford dan juga pernah melatih tim wanita salah satu klub Inggris, yakni Reading FC.
Di samping itu, Rob Gier punya pengalaman mumpuni semasa bermain yang bisa disalurkan ke para pemain muda Filipina di SEA Games 2023.
Berita Terkait
-
3 Alasan Timnas Indonesia U-22 Mampu Kalahkan Filipina di SEA Games 2023
-
Segera Dimulai, Berikut 5 Fakta Menarik SEA Games 2023 Kamboja
-
Bom Waktu Marselino Ferdinan: Tenaga Terus Diperah, Bisa Cedera Seperti Pedri
-
Berada di Grup A, Ini Jadwal Timnas Indonesia U-22 Berlaga di SEA Games 2023
-
Sombong! Thailand Disebut Terlalu kuat untuk Timnas Indonesia di SEA Games 2023
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR