Menurut perkiraan Pemerintah Inggris, terdapat sekitar 4.000 warga Inggris di Sudan. Pada Sabtu lalu, para diplomat telah dievakuasi beserta keluarga mereka.
Sementara itu, Pemerintah Siprus mengumumkan bahwa mereka telah menugaskan sebuah tim relawan kemanusiaan atas permintaan Inggris untuk membantu pihak ketiga merepatriasi warga asing lainnya dari Sudan. Siprus menjadi tuan rumah bagi dua pangkalan angkatan laut Inggris.
6. Belanda
Sekitar 100 warga Belanda telah dievakuasi dari Sudan sejak Minggu lalu, kata Menteri Luar Negeri Wopke Hoekstra. Mereka diberangkatkan dengan pesawat melalui Yordania. Selain dari Belanda, juga terdapat 70 orang lain dari 14 negara.
7. Amerika Serikat
Pasukan AS telah mengevakuasi warga mereka dan beberapa diplomat asing pada Sabtu lalu.
Washington pada Senin mengatakan bahwa lusinan warga AS melalukan perjalanan darat dengan dikawal PBB menuju Port Sudan. Mereka juga sudah menyiagakan angkatan laut untuk membantu evakuasi jika dibutuhkan.
8. Rusia
Pemerintah Rusia belum mengumumkan evakuasi para diplomat atau warga mereka dari Khartoum. Menurut juru bicara Kremlim Dmitry Peskov, warga Rusia di Sudan selalu berkomunikasi dengan Moskow.
Baca Juga: David Ozora Mulai Jalani Latihan Kaki, Publik Doakan segera Bisa Lari
"Kerja sama dan konsultasi dilakukan sepanjang waktu dan terdapat berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan. Namun, sampai sekarang belum ada keputusan yang diambil," kata Peskov.
9. Jepang
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyatakan bahwa seluruh warga Jepang yang ingin pulang telah dievakuasi.
Sebanyak 45 orang diberangkatkan pada Senin malam menggunakan pesawat militer, sementara delapan orang lainnya berangkat dengan bantuan pihak Prancis dan kelompok lain.
10. Swiss
Otoritas Swiss telah menutup kedutaan mereka dan mengevakuasi seluruh staf kedutaan beserta keluarga mereka.
11. China
Sebagian besar warga China telah dievakuasi dalam beberapa kelompok ke negara tetangga yang lebih aman. Kementerian Pertahanan China mengerahkan kapal angkatan laut untuk mengangkut dan mengevakuasi warga mereka pada Rabu.
Menurut pernyataan kementerian luar negeri pada Selasa hingga Kamis, hampir 800 orang telah diangkut melalui laut dan lebih dari 300 orang melakukan perjalanan darat ke negara tetangga Sudan.
Konsulat Jenderal China di Jeddah sudah mengeluarkan peringatan pada Rabu agar warga yang berencana pergi ke Saudi Arabia masuk melalui Jeddah Islamic Port.
12. India
Lebih dari 1.200 warga India dievakuasi dari Sudan dan sudah tiba di Jeddah pada Kamis dan akan segera dipulangkan ke India, demikian diumumkan Wakil Menlu India V. Muraleedharan.
13. Kanada
Kanada untuk pertama kali mengevakuasi warga mereka pada Kamis, dengan menerbangkan lebih dari seratus orang, termasuk warga negara lain melalui dua penerbangan .
Kanada akan mengerahkan sekitar 200 tentara untuk mengoordinasikan evakuasi dari Sudan, kata Menteri Pertahanan Kanada Anita Anand pada Rabu. Sekitar 180 warga Kanada telah dievakuasi dengan bantuan negara lain.
Terdapat sekitar 1.800 warga Kanada di Sudan, dan sekitar 700 di antaranya telah meminta bantuan kepada kementerian luar negeri untuk dievakuasi, menurut Pemerintah Kanada.
14. Ukraina
Pemerintah Ukraina telah menyelamatkan 87 warga mereka yang berada di Sudan, yang sebagian besar adalah pilot dan teknisi pesawat beserta keluarga mereka.
15. Kenya
Kementerian Luar Negeri Kenya pada Kamis menyatakan bahwa pemerintah telah mengevakuasi 342 warga mereka yang tiba di Jeddah dan berangkat dari Port Sudan.
16. Afrika Selatan
Pemerintah Afrika Selatan memperkirakan bahwa sebanyak 12 warga mereka yang tersisa di Sudan sudah berangkat pada Selasa lalu.
17. Indonesia
Pemerintah Indonesia telah mengevakuasi 557 WNI menuju Jeddah, yang terdiri atas mahasiswa, pekerja migran, karyawan perusahaan dan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khartoum sejak 15 April lalu.
"Evakuasi dari Port Sudan menggunakan kapal MV Amanah, melalui jalur laut pada Selasa, 25 April 2023 pukul 07.15 waktu setempat (12.15 WIB) melewati Laut Merah menuju ke Pelabuhan Jeddah dan memakan waktu 15 jam," kata Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Eko Hartono.
"(Mereka) tiba dengan selamat pada 26 April 2023 pukul 06.00 waktu setempat (10.00 WIB) di Pelabuhan Jeddah," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Akhiri Kutukan Fase Gugur Piala Dunia Sejak 2010, Siap Juara Lagi?
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?
-
5 Film Tayang di Netflix Awal Juli 2026, Ada Gone Girl hingga Hamnet
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian