Gerindra memastikan bahwa Ketum Partainya, Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (capres) yang akan bertarung di Pemilu 2024 nanti.
Ketua DPD Partai Gerindra, Andre Rosiade menegaskan munculnya narasi yang menyebutkan Prabowo Subianto sebagai cawapres pada Pemilu 2024 adalah hoaks.
"Kalau ada narasi itu, dipastikan hoaks, mungkin memang ada pihak-pihak tertentu yang menginginkan Pak Prabowo jadi cawapres saja," ujar Andre dikutip dari YouTube Poltracking TV, Jumat (28/4/2023).
Ia mengatakan sejak awal Prabowo sudah didaulat menjadi capres dari Gerindra sejak 2022 lalu. Prabowo bahkan memiliki kewenangan untuk menentukan siapa pendampingnya ke depan pada Pilpres 2024.
"Dalam Rapimnas Partai Gerindra, 12 Agustus 2022 lalu kan kami memutuskan. Memberi mandat kepada Pak Prabowo menjadi capres dan silahkan menentukan siapa cawapresnya," ujar dia.
Komunikasi dengan parpol lain sudah dilakukan. Hal itu tak lain untuk melanjutkan konsolidasi memenangakan Prabowo sebagai Presiden RI.
Sebelumnya, beberapa survei elektabilitas menyebut bahwa kekuatan Prabowo memang cukup ideal untuk bertarung dengan Ganjar Pranowo sebagai capres.
Namun di sisi lain ada beberapa anggapan bahwa kuatnya PDI Perjuangan yang mengusung Gubernur Jawa Tengah itu akan menjadi kendala bagi Prabowo untuk kembali maju sebagai capres.
Bahkan tak sedikit orang-orang menilai Prabowo cukup berpasangan dengann Ganjar di Pilpres 2024 nanti.
Baca Juga: Usai Tak Jadi Ketum PSSI, Iwan Bule Gabung ke Partai Gerindra, Serius Nyalon di Pilgub Jabar?
Kendati begitu, Gerindra sendiri membantah dan tetap mengusung Prabowo maju sebagai capres di Pemilu 2024 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026