BPBD Bantul, mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan selama musim kemarau di DIY.
Selain adanya ancaman kekeringan dan kelangkaan air bersih, potensi kebakaran di musim kemarau juga cukup rawan.
Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah, mengungkapkan bahwa kebakaran lahan dan hutan merupakan salah satu potensi ancaman selama musim kemarau di wilayah Bantul, terutama di kecamatan seperti Piyungan, Imogiri, Dlingo, dan Pundong.
"Jadi kebakaran hutan dan lahan ini patut diperhatikan juga selama musim kemarau terjadi," katanya, Sabtu (29/4/2023).
BPBD Bantul bersama dengan FPRB dan relawan pemadam kebakaran akan melakukan antisipasi terhadap potensi kebakaran tersebut. Namun, masyarakat diharapkan turut serta dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan dengan menghindari aktivitas yang berisiko seperti membakar sampah di wilayah yang kering.
"Membakar sampah di pekarangan atau tempat yang kering lebih baik dihindari," terang dia.
Bukan tanpa alasan, BPBD Bantul mengungkapkan bahwa musim kemarau di tahun ini lebih kering dari tahun sebelumnya.
"Ini prakiraan dari BMKG bahwa musim kemarau akan terasa lebih panas dan kering. Maka antisipasi itu juga penting kita lakukan sejak awal," terang dia.
Menurut data BPBD Bantul, pada 2023, terdapat 34 kejadian kebakaran di wilayah Bantul. Termasuk 13 kejadian yang melibatkan objek rumah, lahan, pohon, dan kebocoran gas.
Baca Juga: CEK FAKTA Foto Kebakaran Kilang Minyak Pertamina RU II Kota Dumai
Musim kemarau tahun ini diprediksi akan dimulai pada bulan Mei dan mencapai puncaknya pada bulan Juli sampai Agustus berdasarkan prakiraan dari BMKG Yogyakarta. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang
-
Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
-
AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa
-
Apa Penyebab Kantung Mata? Ini 7 Faktor yang Bisa Memengaruhi
-
Gunil Keluar dari Xdinary Heroes, Agensi: Akan Lanjut dengan 5 Anggota
-
Bikin Rezeki Seret, Ini 5 Kesalahan Pintu Rumah Menurut Feng Shui
-
Pidato Prabowo Dinilai Tak Menyentuh Realita, Guru dan Pendidikan Jadi Sorotan
-
Penampilan Maarten Paes Bikin Pelatih Ajax Geleng-geleng, Petinggi PSSI Langsung Dihujat
-
Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027