Pemuda asal Lampung, Bima yang belakangan ini viral lantaran mengkritik kota kelahirannya itu kembali bersuara terkait kunjungan para pejabat ke Lampung beberapa waktu lalu.
Ia menyayangkan para pejabat yang masih datang ke Lampung menggunakan mobil-mobil ceper. Apalagi, usai kunjungan tersebut, beredar video yang menunjukkan mobil para pejabat itu nyangkut di lubang jalanan Lampung.
“Gua merasa nih, pejabat-pejabat dari pusat yang datang ke Lampung barusan, terus mobilnya keplater kan, kasihan kan, gua maunya kasihan gitu, mobilnya nyangkut,” ujar Bima, dikutip dari unggahan @BimaYudho, Sabtu (6/5/2023).
Menurut Bima, mereka tidak percaya dengan perkataannya mengenai kondisi jalanan Lampung yang rusak parah.
“Kayak nggak percayaan banget sama gue. Udah gue bilang di Lampung jalannya rusak, ancur, kayak palu,” ungkap Bima.
“Lu nggak percaya, tetep pakai mobil ceper, pakai Mercy, pakai Alphard,” lanjutnya.
Bima tak segan menyalahkan mereka lantaran tak terlebih dahulu mengontak dirinya untuk memastikan perjalanan mereka aman tanpa terkendala berbagai lubang jalan tersebut.
Pemuda Lampung yang kini tinggal di Australia itu menyarankan para pejabat itu menggunakan mobil Fortuner untuk datang ke Lampung.
“Nggak-nggaknya kontak dulu manager gua, si Feby tuh. Lu nanya, lu minta gabungin ke grup WA. Kita chat-chat-an. Nggak nggaknya lu, bawa Fortuner deh,” ujar Bima Yudho.
Dengan nada sinis, Bima pun menyarankan para pejabat tersebut untuk meminjam mobil managernya.
“Kalau nggak ada Fortuner gue pinjemin mobilnya Sri L300 tuh kalau nggak mau kan,” ungkapnya.
“Kan kasihan Mercy lo, Alphard lo kan. Kayak kontak WA anjir WA, WA dulu WA!,” tegasnya.
Mendengar pernyataan Bima tersebut, warganet justru menyebut bahwa hal itu memang disengaja oleh Presiden Jokowi.
“Bkn g percaya bim. Tp itulah kerennya pa jokowi mmbuktikan lgsung itutuh sindiran ke pejabat daerah,” tulis @pelangi1507.
“Mmg disengaja pakai mobil ceper. Kalau fortuner g bakal nyangkut. Itulah khebatan pak jokowi,” timpal @dianadeepod.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Tawuran Sahur Patrol di Gresik Berujung Pembacokan, Dua Pemuda Luka Parah
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Mahasiswi Dibacok, DPR Desak Evaluasi Keamanan Kampus UIN Suska Riau
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?