Sebanyak 81,4 persen masyarakat cukup puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu tercatat dalam survei yang dibagikan Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research.
Direktur Eksekutif indEX Research, Vivin Sri Wahyuni mengungkapkan ada sejumlah pemicu hingga warga puas dengan kerja-kerja pemerintah di bawah kepemimpinan mantan Wali Kota Solo itu.
Vivin mengatakan Jokowi dinilai mampu menjaga perekonomian tetap stabil di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap ekonomi Indonesia yang tidak stabil karena berbagai tantangan.
Terutama saat munculnya pandemi Covid-19 dan sejumlah ancaman-ancaman resesi yang sempat ramai dikhawatirkan pada akhir 2022 lalu.
Di sisi lain, momen mudik lebaran yang akhirnya diizinkan saat Covid-19 masih tersisa di pertengahan 2022 dan dibuka penuh pada 2023 juga menjadi faktor kepuasan warga terhadap Jokowi.
"Aspek terbesar untuk beberapa waktu terakhir adalah dicabutnya pembatasan mobilitas atau PPKM. Jadi masyarakat lebih banyak menikmati mudik Lebaran," kata dia.
Vivin melanjutkan, sebanyak 12,3 persen dari 81,4 persen menyatakan sangat puas. Tingkat kepuasan dalam survei yang dilakukan saat ini mencapai rekor tertinggi dalam rentang satu tahun terakhir.
Tingkat kepuasan paling rendah berada di angka 77,8 persen yang tercapai pada Desember 2022 lalu.
Survei indEX juga mencatat sebanyak 16,8 persen masyarakat tak puas dengan kinerja Jokowi. Meski demikian tidak dijelaskan alasan yang membuat mereka tak puas. Sebanyak 0,2 persen menyatakan sangat tidak puas.
Contoh untuk tokoh politik
Tingkat kepuasan Jokowi yang diklaim sangat tinggi di survei kali ini bisa menjadi contoh bagi tokoh-tokoh politik yang ingin maju dalam Pemilu 2024 nanti.
"Pemerintah Jokowi ini membuat standar kinerja yang tinggi. Jadi publik berekspektasi mendapat hasil yang tinggi juga," terangnya.
Ia juga menjabarkan bahwa publik mulai mencari tokoh pemimpin yang memiliki kriteria seperti Jokowi atau lebih dari sosok pria tersebut.
Setidaknya pemimpin yang hadir di tengah masyarakat adalah yang bisa mempertahankan apa yang ditinggalkan dan membangun Indonesia lebih baik ke depannya.
Di sisi lain, terbongkarnya gaya hidup pejabat bermewah-mewahan menjadi salah satu titik penting di era Jokowi. Dengan digulirkannya RUU Perampasan Aset terhadap kekayaan hasil korupsi membuat publik ikut andil dalam mengawasi pejabat pemerintahan yang tamak.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Skema Penyelundupan Handphone Terbongkar: 337 Unit Iphone dan Samsung Disembunyikan di Dinding Truk
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
Jadwal FYP TikTok 2026 Terbaru: Jam Terbaik Unggah Konten Biar Viral!
-
Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin
-
HP Gaming Murah Anyar, Nubia Neo 5 Pro Andalkan RAM 12 GB dan Layar OLED
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
5 HP Xiaomi 5G di Bawah Rp4 Juta April 2026, Performa Kencang Tanpa Lemot
-
5 Mobil Keluarga Bekas Pengganti Avanza, Hemat dan Tangguh Dipakai Harian
-
5 Mobil Keluarga Nyaman Anti Limbung Tak Bikin Mabuk Darat, Mulai 80 Juta dari Honda hingga Hyundai