Bima Yudho, pemuda asal Lampung yang kini tengah melanjutkan pendidikan tingginya di Australia, mengaku tak ingin kembali ke Indonesia untuk membangun negaranya.
Hal itu diungkapkan oleh Bima ketika melakukan siaran langsung bersama dr. Richard. Dalam kesempatan tersebut, dr. Richard bertanya mengenai keinginan Bima Yudho untuk kembali ke Indonesia.
“Jadi lu nggak mau balik lagi ke Indonesia? Ngebantu negara kita, ngebangung negara kita?” tanya dr. Richard, dikutip dari unggahan @sudutpandang, Minggu (7/5/2023).
“Enggak, karena, nih gua jelasin ya, kenape?” jawab Bima.
“Karena gua dari sekolah nih, ya. Dari sekolah, duduk bersandar dengan orang-orang yang korup dari awal. Yang dari awal kerjaannya nyontek, beli kunci jawaban UN, dan sekarang jadi ASN gitu,” lanjutnya.
Dengan alasan tersebut, ia mengaku dirinya tak akan melihat adanya perubahan terkait dengan sikap para aparatur negara ke depannya.
“Jadi, untuk beberapa dekade ke depan, sampai gua meninggal, gua nggak melihat adanya future yang bagus, ya. Tetep akan bersarang orang-orang yang korupsi gitu,” ungkapnya.
OLeh karena itu, ia merasa kesal dan kecewa terhadap hal tersebut. Menurutnya, hal yang menjadi fondasi bagi terbentuknya karakter pemimpin yang baik itu sudah dicemari dengan kecurangan.
“Karena apa? Karena dari fondation nya aja, dari sekolahnya aa udah banyak kecurangan gitu. Ini apa? Makanya gua kesel gitu kecewa berat. Kayak gak bisa ini,” ujar Bima.
Baca Juga: Selamat! Se7en dan Lee Da Hae Resmi Menikah Setelah 8 Tahun Pacaran
Lebih lanjut, ia mengaku hanya ingin fokus dengan dirinya sendiri dan keluarga, serta orang-orang terdekatnya.
“Makanya, gua fokus yang penting di dunia ini bahagiain aja diri gua, keluarga gua, orang-orang di sekitar gua, dan yang penting sama-sama berbuat baik aja lah, ke sesama manusia. Tanpa melihat suku, agama, atau rasnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri