Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, Reihana bakal dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ketidakwajaran harta yang dimilikinya dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Nama Reihana menjadi sorotan menyusul dengan penampilan glamor yang dipamerkan ketika bertugas.
"Benar, KPK mengundang Kadinkes Provinsi Lampung untuk permintaan klarifikasi LHKPN di Gedung KPK hari ini," ujar Juru Bicara Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding dikutip dari Suara.com, Senin (8/5/2023).
Reihana sebenarnya sudah dipanggil sejak pekan lalu. Namun dirinya tak kunjung hadir, sehingga jadwal pemanggilan dilakukan pekan ini.
Seperti diketahui, KPK menelusuri rekening milik keluarga Kadinkes Lampung tersebut. Penelusuran dilakukan menyusul LHKPN yang dilaporkan tidak wajar.
Terpisah, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan mengatakan bahwa ada ketidakcocokan harta yang dilaporkan dengan gaya hidup Reihana.
"Iya hartanya (LHKPN) terlalu sedikit," ujar Pahala Nainggolan dalam wawancara, Kamis (20/4/2023).
Pahala Nainggolan mengatakan bahwa pemanggilan Reihana akan dilakukan usai Lebaran. Namun pemanggilan pertama dirinya belum datang, diharapkan pada pemanggilan kedua, Kadinkes yang dikenal dengan jambul pencakar langitnya tersebut bisa memenuhi panggilan.
"LHKPN yang ada kita analisa. Dicek juga rekening bank, sertifikat tanah dan lainnya. Terkait pengaduan beliau kita cek juga," ujar dia.
Sebelumnya, ramai soal Provinsi Lampung yang dituding gagal dalam pengembangan infrastruktur setelah dibongkar Bima Yudho, salah satu TikToker. Ia mengkritik Pemda Lampung yang tak mampu berbenah selama ini.
Netizen akhirnya menguliti pejabat-pejabat yang ada di provinsi tersebut. Selain Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, nama Kadinkes Lampung, Reihana juga tak luput dari sorotan.
Reihana dituding hidup mewah namun laporan LHKPN yang dia laporkan justru tak sesuai.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil