Guru muda di Kabupaten Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani merupakan guru yang benar-benar tak mengharapkan timbal balik. Namanya yang saat ini ramai menjadi sorotan pernah membantu muridnya untuk bisa belajar meski uang yang dia miliki tersisa Rp150 ribu.
Sebelumnya, dugaan pungli atau pungutan liar yang dilaporkan oleh guru muda asal Pangandaran ini menjadi viral di media sosial. Pasalnya, guru bernama Husein Ali Rafsanjani diduga mendapat tekanan untuk mencabut laporan tersebut, dan memilih untuk keluar dari ASN.
Terbaru Husein kembali mendapat undangan dari Bupati dan BKSDM Kabupaten Pangandaran, Kamis (11/5/2023). Rencananya Husein akan bertemu untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi pada dirinya.
"Bupati Pangandaran mengundang saya ke Sedda pada hari Kamis. Saya juga akan datang sendiri tanpa ditemani siapapun, jadi besar harapan saya untuk tidak adanya tekanan kepada saya," ungkap Husein lewat TikTok @husein_ar yang kembali dibagikan akun Twitter @narkosun, Kamis.
Dalam video tiga menit lebih itu ada cerita yang Husein bagikan agar anak didiknya tetap bisa belajar secara daring.
Ia bercerita bahwa sudah bekerja semaksimal mungkin sesuai kemampuannya.
"Di mana ada guru yang didatangi muridnya untuk minta kuota ke saya pribadi. Saya waktu itu hanya punya uang Rp150 ribu, ada dua murid datang ke saya, dan ya sudah, kita bagi tiga. Saya pegang 50 ribu, kalian 50 50," kisahnya.
Tak hanya itu, Husein juga berusaha agar murid-muridnya memiliki seragam yang layak dengan cara membuat konten yang ditujukan kepada influencer dan YouTuber nasional.
Dalam upayanya itu, Husein berhasil mendapatkan donasi Rp1 juta rupiah dan semua uang yang terkumpul dibelikan untuk kebutuhan muridnya.
Baca Juga: Lapor Adanya Dugaan Pungli, ASN di Pangandaran Mengundurkan Diri
"Dan saya kasih tanpa saya potong sedikitpun. Saya kasih langsung ke murid saya dengan baju dan perangkat sekolah lainnya," ungkap dia.
Husein Ali Rafsanjani menjadi sorotan publik atas upayanya yang melaporkan dugaan pungli saat kegiatan latsar CPNS 2020. Atas laporan itu, Husein dipanggil BKSDM Pangandaran.
Dalam pemanggilan tersebut, Husein mengaku diintimidasi dan mendapat tekanan untuk mencabut laporannya. Bahkan dia diancam akan dipecat dari institusi tempatnya bekerja.
Namun, ia justru meminta surat pengunduran diri saat itu juga sebagai ASN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional