Dokter forensik Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti mengungkapkan kasus pembunuhan di Subang merupakan kasus terberat yang ditanganinya. Hal itu terungkap kala ia menjadi bintang tamu di acara Deddy Corbuzier.
Dalam obrolan di channel YouTube Deddy Corbuzier itu, ahli forensik Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti mengaku dari sekian kasus yang ditanganinya, kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak di Subang merupakan kasus yang berat untuknya.
Sosok yang pernah mengautopsi Mbah Maridjan juru kunci Gunung Merapi itu bercerita, dalam kasus pembunuhan di Subang, ia telah melakukan autopsi sebanyak dua kali.
Meski begitu, hingga kini kasus itu urung terpecahkan.
"Kasus Subang saya dikejar netizen tu yang terjadi tahun 2021 lalu, belum ketangkap itu padahal saya udah autopsi kedua. Padahal saya udah kasih pemaparan dan clue-cluenya, tapi belum ada penetapan pelakunya," terangnya seperti dikutip dari Nenk_update, Jumat (12/5/2023).
Ia menyebut terkait kasus pembunuhan di Subang itu seharusnya sudah bisa terlacak, sebab pihaknya sudah melakukan penyelidikan hingga tes DNA terhadap orang-orang yang diduga terkait dengan kasus itu.
"Padahal menurut saya harusnya itu bisa kan nonton CSI to kita main DNA kita ngomong di sini aja ya biar didenger. DNA nya udah tapi ga ada yang cocok, kalo ga cocok kita cari dari yang saksi itu, karena ga ada yang cocok kita tariklah dari garis ibu, siapa tau ada, ternyata belum dikerjakan," ungkapnya.
"Terus saya punya jam kematian lho ketika mereka dibunuh. Saya bermain di jam J hp siapa yang online, ambillah DNA nya kita di TKP ada terduga pelaku yang asing," lanjutnya.
Ia mengaku sangat tersiksa terkait dengan kasus Subang yang ditanganinya tersebut. Hal itu mengingat teka teki siapa pembunuhnya urung terpecahkan, padahal ia sampai didatangi lewat mimpi oleh korban.
Baca Juga: Savior Complex, Antara Obsesi dan Gangguan Mental?
"Gpp lah aku dipindah di kamar mayat lagi gpp sih tapi kan ya ngga ngerti sih ya untuk mempercepat ini, karena saya tersiksa terkait kasus Subang ini karena datangi dalam mimpiku," bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Redmi Pad 2 4G, Tablet Rp2 Jutaan Paling Worth It? Kualitas Layar 2,5K 90Hz
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Berapa Jumlah dan Siapa Saja Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI?
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026
-
7 HP Oppo RAM 8 GB dengan Kamera Bagus, Hasil Jernih Cocok Buat Eksis di Medsos
-
Update Anyar Roblox di PS5, Hadirkan Peningkatan Performa dan Fitur Baru