Peristiwa nahas dialami seorang anak 14 Tahun di Kebumen, Jawa Tengah. Laki-laki bernama Muhammad Irhas ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Lukulo Desa Muktisari, Kebumen.
Meninggalnya Muhammad Irhas menjadi perbincangan publik di dunia maya. Pasalnya, Irhas menulis secarik untuk neneknya sebelum ditemukan meninggal di sungai.
Korban diketahui sebagai warga Pakeyongan, Podoluhur, Kecamatan Klirong. Peristiwa meninggalnya Irhas diawali dari hilangnya laki-laki malang tersebut.
Bahkan polisi ikut terjun mengerahkan tenaganya untuk mencari anak yang duduk di bangku SMP itu.
Sayang, Irhas ditemukan dengan keadaan meninggal di aliran Sungai Lukulo. Sebelum kepergiannya ia juga menulis surat yang ditujukan kepada neneknya yang dia panggil Nini.
Ia meninggalkan surat sambil memberikan uang tabungannya agar bisa dimanfaatkan neneknya ketika dia pergi.
"Assalamualaikum Nini, aku njaluk ngapurane ya ni, nek aku akeh salah. Aku sering ngerepoti Nini. Gie duite nggo Nini bae ya, soale aku ra butuh duit maning. Aku njaluk padongane bae ya ani. Wassalamualaikum wr. wb.
(Assalamualaikum Nini, aku minta maaf ya ni, kalau aku banyak salah. Aku sering bikin repot Nini. Ini duinya untuk Nini saja ya, soalnya aku sudah tidak butuh uang lagi. Aku minta doanya saya ni. Wassalamualaikum wr. wb)," tulis almarhum dikutip dari akun @Kangtoer, Sabtu (13/5/2023).
Kematian Muhammad Irhas masih menjadi misteri. Meski banyak yang menduga kepergiannya sudah direncanakan menyusul isi surat yang dia tulis, namun polisi masih melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Silaturahmi Jadi Batal Gegara Mobilnya Tercebur Sungai, Videonya Viral Pula
"Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di aliran sungai. Penemuan ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kebumen," ujar Kasi Humas Polres Kebumen AKP Heru Sanyoto.
Saat ditemukan, wajah Irhas sempat tak dikenali. Mengingat jenazah yang ditemukan sudah mengembang. Setelah dilakukan otopsi jenazah baru diketahui adalah korban.
"Sebelumnya juga terjadi hujan deras, belum tahu apakah dia terpeleset atau saat mandi lalu tenggelam. Keterangan tim dokter juga tidak ada bekas luka penganiayaan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Saat Stres dan Belanja Mulai Sulit Dipisahkan, Paylater Jadi Pelarian?
-
DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708
-
CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat
-
Sejarah Panjang Program Nuklir Iran dan Ketegangan dengan Amerika Serikat dari 1967 - 2026
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Idolakan Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Prediksi Prancis Juara Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!
-
PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya