/
Selasa, 23 Mei 2023 | 08:07 WIB
Kader dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. ((Suara.com/Ari Welianto))

"Kalau di Solo ini, yang ada gamelan, bukan dansa; yang ada tari-tarian, tari gambyong, tidak ada dansa-dansa di Solo. Tapi, yang datang ke Solo itu kan ada yang membawa dansa-dansa itu. Kalau Solo itu kan ada selo-nya, ada dinamiknya; tapi keharmonian Solo itu mewayu hayuning bawono (memperindah keindahan dunia)," tutur Hasto.

Dia mengungkapkan Gibran juga sudah memberikan penjelasan secara komprehensif. Bahkan, Gibran juga sudah meminta maaf dan memberikan klarifikasi.

"Beliau juga meminta maaf melalui media dan kami sudah menerima seluruh penjelasan itu. Sehingga, mari kemudian turun ke bawah semuanya, membangun prestasi yang terbaik di wilayah kerjanya masing-masing," kata Hasto.

Sementara itu, Gibran mengakui dirinya sudah menjelaskan kronologi terkait pertemuannya dengan Prabowo Subianto.

"Saya sudah menjelaskan kronologi dari A sampai Z terkait pertemuan kemarin dan alhamdulillah beliau-beliau dapat memahami itu," kata Gibran di Jakarta, Senin.

Dia pun berterima kasih kepada semua elite partai yang telah memberikan nasihat. Dia juga menegaskan tetap tegak lurus dengan kebijakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait Pilpres 2024.

"Sekali lagi, terima kasih untuk masukan dan nasihatnya, dan sekali lagi saya sebagai kader PDI Perjuangan, sebagai kader muda, saya akan tetap tegak lurus sesuai arahan ibu ketua umum," ujar Gibran.

Load More