Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan publik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres).
Silih berganti tokoh politik nasional menemui putra sulung Presiden Jokowi tersebut.
Gibran dan Jokowi pun seakan menjadi rebutan para calon presiden untuk bisa mendapatkan dukungan dari relawannya.
Hingga tersebar isu, Gibran bakal segera dipecat oleh PDI Perjuangan. Hal itu diungkapkan oleh netizen di media sosial Twitter.
"Tamat Riwayatmu @gibran_tweet PDIP Berniat Pecat Gibran Menyusul Pasca Pertemuan Dengan Prabowo dan Menggalang Relawan Untuk Prabowo," tulis netizen dengan akun @yaniarsim dikutip pada Selasa (23/5/2023).
Gibran pun memberikan respon atas cuitan itu. Ia memberikan emoji menangis dan tangan mencubit.
"Iya pak," tulis Gibran.
Diketahui, sebelumnya DPP PDI Perjuangan hanya memberikan nasihat kepada putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, terkait pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin, mengatakan dirinya bersama kader senior partainya telah menyampaikan berbagai nasihat kepada Gibran selaku kader.
"Sudah diberikan nasihat-nasihat. Kami ini kan partai gotong royong, partai musyawarah, di situ berbeda. Tadi, Pak Komar (Komarudin Watubun), memberikan penjelasan, kalau sudah senior partai, kemudian tidak memahami perintah ibu ketua umum, kebijakan partai itu lain persoalan," kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Senin.
Menurut dia, DPP PDI Perjuangan hanya memberikan beberapa nasihat kepada Gibran terkait pertemuannya dengan Prabowo di Angkringan Omah Semar, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat malam (19/5).
Dalam pertemuan tersebut, hadir pula relawan Joko Widodo yang juga mendeklarasikan dukungan mereka untuk Prabowo pada Pilpres 2024.
Hasto menilai kapasitas Gibran sebagai Wali Kota Surakarta tidak dapat dilupakan dalam menerima tamu pemerintah di wilayah kepemimpinannya.
"Ini kan kemudian kapasitas Mas Gibran sebagai wali kota; dan tidak bisa dilupakan beliau juga anak dari Presiden Jokowi, sehingga banyak yang kemudian mencoba untuk menggunakan posisi itu sebagai cara dalam memanfaatkan berbagai kepentingan politiknya," jelasnya.
Oleh karena itu, DPP PDI Perjuangan mengingatkan agar Gibran hati-hati terhadap upaya manuver politik atau dansa politik yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
-
Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!
-
4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!
-
Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma