Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu bertemu dengan mantan ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin di Jakarta Selatan, Selasa, salah satunya untuk membahas bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.
Ahmad Syaikhu tiba di rumah Din Syamsuddin di Jalan Margasatwa, Cilandak, Jakarta Selata, sekitar pukul 14.44 WIB, dengan didampingi sejumlah elite PKS, salah satunya Juru Bicara PKS Pipin Sopian.
Din pun menyambut Syaikhu beserta rombongan PKS dengan hangat.
Syaikhu mengutarakan tujuannya mengunjungi Din adalah untuk mencari bakal cawapres yang akan mendampingi mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) dalam Pemilu 2024.
"Saya sekarang diamanahkan untuk keliling ke berbagai elemen bangsa ini, Pak Din, untuk mencari cawapres agar diusulkan," kata Syaikhu.
Dia menjelaskan bahwa PKS telah resmi bergabung dengan Koalisi Perubahan, yang mengusung mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024.
Tiga partai, yakni PKS, Partai NasDem, dan Partai Demokrat, telah sepakat menandatangani piagam Koalisi Perubahan.
"Saya ingin yakinkan koalisi ini solid bisa mengusung capres dan cawapres, yang sudah ada ini baru (bakal) capres. Nanti, (bakal) cawapresnya kami serahkan kepada capres walaupun masing-masing partai mempunyai hak, memberikan hak, memberikan masukan, siapa kira-kira yang terbaik menurut partainya," kata Syaikhu.
Din pun menimpali bahwa tujuan Syaikhu berkeliling ke sejumlah tokoh untuk mencari bakal cawapres tidak dalam kunjungannya ke kediaman Din.
Baca Juga: Anies Baswedan Tak Masuk dalam Radar PAN, Dua Capres Sisanya jadi Pertimbangan di Pilpres 2024
"Tapi, tidak dalam kunjungan ini," timpal Din.
Mendengar ucapan Din itu, Syaikhu lalu menggoda Din bahwa ada kemungkinan dirinya akan menjadi bakal cawapres untuk Anies Baswedan.
"Saya itu pikir, barangkali salah satunya justru ada di sini," kata Syaikhu sembari tertawa.
Din pun membalas bahwa hal itu bisa menjadi pembicaraan masyarakat.
"Itu nanti yang menjadi headline," balas Din.
Syaikhu lalu mengatakan bahwa usulan terkait bakal cawapres akan disampaikan ke Majelis Syura PKS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya