Pemain sayap El Real Vinicius Junior mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan pada lagi melawan Valencia pekan lalu.
Pemain bintang asal Brasil itu pun memberikan pesan menyentuh di media sosial Instagram. Ia menyebut Spanyol adalah negara Rasis.
"Ini bukan yang pertama, bukan yang kedua dan bukan yang ketiga. Rasisme normal di La Liga. Kompetisi menganggap itu normal, begitu juga federasi dan lawan mendukungnya," tulis Vinicius dikutip pada Kamis (25/5/2023).
"Aku minta maaf. Kejuaraan yang dulunya milik Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano, dan Messi hari ini milik kaum rasis," tulis dia. .
Ia menyebut, orang Brasil kini sudah menganggap Spanyol adalah negara rasis.
"Bangsa yang indah, yang menyambut saya dan saya cintai, tetapi yang menerima ekspor citra ke dunia dari negara rasis. Maaf untuk orang spanyol yang tidak setuju, tetapi hari ini, di Brasil, Spanyol dikenal sebagai negara rasis," tulis dia.
"Dan sayangnya dengan semua yang terjadi setiap minggu, saya tidak punya cara untuk bertahan. Aku setuju, tapi saya kuat dan akan pergi ke akhir melawan rasis meskipun jauh dari sini," tambahnya.
Diketahui, pada pertandingan LaLiga sebelumnya antara Real Madrid melawan Valencia di stadion Mestalla pada akhir pekan lalu, Vinicius mendapat perlakuan rasis dari tribun suporter tuan rumah Valencia.
Insiden itu kini membuat enam wasit VAR yang bertugas dipecat. Tribun selatan Mario Kempes kandang Valencia juga ditutup untuk lima laga ke depan dan klub Valencia didenda sebesar 45.000 Euro atau sekitar 720 juta Rupiah.
Baca Juga: Mau Pelihara Ikan Hias? Siapkan 6 Hal Ini Sebelum Melakukannya
"Mereka (komite kompetisi sepak bola Spanyol) telah memberlakukan kebijakan akhir-akhir ini yang mempengaruhi tribun di Mestalla. Ini adalah langkah yang sangat penting ke arah yang benar dan saya harap masalah ini dapat diselesaikan secepat mungkin," ungkap Ancelotti dikutip dari ANTARA.
Selain itu komite kompetisi federasi sepak bola Spanyol telah mencabut hukuman kartu merah yang menimpa pemain tim nasional Brazil itu.
Sebelumnya di Mestalla, Vinicius terlibat cekcok dengan beberapa pemain Valencia hingga dirinya tertangkap kamera memukul Hugo Duro. Akan tetapi tayangan ulang insiden itu tidak lengkap karena menghilangkan momen saat Duro mencengkeram leher Vinicius dengan lengannya sebelum mantan pemain Flamengo itu membalas cengkeraman dengan pukulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'