Setelah beredarnya video syur yang menyeret nama Rebecca Klopper (RK), pihak LBH HKTI turun tangan untuk memberikan perlindungan hukum. Sebab, tak sedikit warganet yang justru menyerang pihak RK, yang dalam hal ini disebut sebagai korban.
“Kami perhatikan, adanya pihak-pihak yang mencoba melaporkan, namun tidak menelaah lebih jauh, ya. Apakah yang dilaporkan ini korban ataupun pelaku?” ujar Wakit Ketua LBH HKTI, Jaenuddin, dikutip dari unggahan @Gossip.
“Karena bagaimana pun, dalam Undang-Undang ITE Pasal 27 ayat 1 itu jelas-jelas menjelaskan ya. Yang mentrasmisikan, yang mendistribusikan, dan juga yang membuat, itulah pelakunya yang harus dikejar, harus ditangkap,” lanjutnya.
Menurutnya, tak seharusnya publik menyerang RK yang dalam hal ini menjadi korban pelecehan tersebut.
“Bukannya yang diduga saudara RK ini. Dia ini kasihan, loh. Dia ini sudah menjadi korban, dipermalukan, dan bahkan jati dirinya hancur,” ungkap Jaenuddin.
Berdasarkan analisisnya, Jaenuddin melihat bahwa RK dalam keadaan tak sadarkan diri ketika melakukan hal tersebut.
“Kalau kita lihat, telaah videonya itu, ada sebuah keganjilan dalam video tersebut. Masa sih orang lagi happy-happy hanya mampu memejamkan mata,” ujar Jaenuddin.
“Dan itu patut diduga apakah yang diduga saudara RK ini, apakah dia pada saat itu berada pada posisi sadar, dan apakah dia tau kalau saat itu sedang direkam,” lanjutnya.
Hingga saat ini, pihaknya belum berhasil membuat laporan untuk pelaku pelecehan tersebut. Hal itu berdasarkan arahan dari Mabes Polri dan Peraturan Korpri tahun 2021.
Baca Juga: Dituding Bikin Skenario KDRT Demi Politik, Venna Melinda Bilang Begini
“Untuk hal seperti ini yang harus melaporkan itu korban langsung, yaitu RK. Makanya kalau kami mendapatkan surat kuasa dari RK bisa langsung kami laporkan, atau RK langsung yang melaporkan,” ungkap Jaenuddin.
“Karenanya, pada kesempatan ini pun mengajak RK untuk keluar memberikan klarifikasi. Karena ini demi nama baik dia dan keluarga ya dan pihak-pihak terkat,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek