Shin Tae-yong memberikan isyarat untuk tak lagi melatih Timnas Indonesia ke depan. Bahkan Piala Asia 2023 yang nantinya dihelat pada 2024 diakui sebagai turnamen terakhirnya.
Pernyataan tersebut, dikatakan Shin Tae-yong saat diwawancarai oleh salah satu media Korea Selatan, Naver. Hal itu menyusul dengan kontraknya yang akan habis pada Desember 2023.
Hasil wawancara itu kembali diunggah oleh akun Instagram yang membahas seputar Timnas Indonesia dan sepak bola dunia, @garudafansbook.
"Shin Tae-yong mengisyaratkan bahwa Piala Asia 2023 menjadi turnamen terakhirnya bersama Indonesia," tulis caption di foto yang diunggah, Jumat (26/5/2023).
Dalam unggahan itu, Shin Tae-yong ditanyai apakah tetap melatih Indonesia di tengah kontraknya yang akan berakhir pada Desember 2023 nanti.
"Saya berkomunikasi dengan Erick Thohir dengan baik. Saya tetap menyelesaikan tugas saya yang harus saya lakukan nanti di Piala Asia nanti," ujar Shin Tae-yong.
Selanjutnya ia ditanyai apakah tetap akan memimpin Indonesia setelah Piala Asia itu.
"Tidak, saya akan tetap bekerja hingga Piala Asia 2023 berakhir. Erick Thohir adalah orang yang tertarik dengan sepak bola. Dia banyak bicara denganku, meskipun kami tak bisa mengadakan Piala Dunia U-20," kata Shin Tae-yong
Shin Tae-yong juga mengaku bahwa pelatih Korea yang di luar negeri memiliki tujuan yang sama. Ia juga membahas Kim Pan-gon, dan juga Park Hang-seo yang dinilai cukup sukses di Malaysia dan Vietnam.
Baca Juga: Shin Tae-yong Pastikan Timnas Indonesia Jalani TC 5 Juni, Sudah Kantongi Daftar Pemain?
"Saya merasa direktur benar-benar bekerja keras untuk memenuhi tanggungjawab mereka. Di satu sisi, saya pikir mereka mewakili Korea," terang Shin Tae-yong.
Unggahan tersebut mendapat reaksi oleh suporter hingga netizen Indonesia.
"ET mungkin ingin mencari pelatih yang lebih dari Shin Tae-yong karena ET kan punya koneksi bagus di dunia bola," duga netizen.
"Gue tetap berharap sekali STY tetap coach," ujar lainnya.
"Harus perpanjang STY pokoknya, gila sih kalau gak diperpanjang," harap netizen lain.
"Kalau STY ga lagi jadi pelatih, PSSI harus punya pelatih yang kualitasnya lebih tinggi lagi, pasti gajinya juga tinggi," ujar netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nintendo Switch 2 Semakin Mahal
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit
-
Drama Korea More Than Friends: Lelah Menunggu Sampai Akhirnya Disambut
-
3 Pilihan Maskara Viva Cosmetics Mulai Rp43 Ribu, Bikin Bulu Mata Lentik dan Tahan Lama
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Apakah Hewan Kurban Boleh Betina? Ini Ketentuannya dalam Islam
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Hancurnya Hati Suami Gerebek Istri Selingkuh, Anak yang Dibawa sampai Tendang Lemari