Belum selesai ingatan publik dengan viralnya seorang bule wanita yang bugil saat pentas tari berlangsung, kali ini ulah seorang bule lagi-lagi membuat geram masyarakat Bali.
Bukan tanpa alasan, seorang perempuan asal Denmark melakukan aksi tak pantas dengan menunjukkan alat kelaminnya kepada warga saat berada di atas motor. Diduga hal itu dilakukan karena tak terima ketika ditegur warga.
Video tersebut kembali viral di media sosial Twitter. Akun @NyaiiiBubu, membagikan potongan video tersebut.
Dalam tayangan berdurasi enam detik, wanita bule itu ditemani dengan seorang pria. Saat si pria diduga cekcok dengan warga, tiba-tiba wanita tersebut membuka bagian tubuhnya dan menunjukkan alat kelamin sambil tertawa.
"Bule di Bali pamer apem ini di jalanan bikin warga geram. Aksi tidak senonoh itu juga bikin mbok Niluh Djelantik geram. Padahal baru saja ada bule wudo di pertunjukkan tari. Semog dideportasi dan di blacklist dari Indonesia turis model gini," tulis akun tersebut dikutip Minggu (28/5/2023).
Viralnya video tersebut langsung menjadi atensi Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali.
Kedua bule asal Denmark itu diketahui berinisial CAP perempuan 49 tahun dan pria berinisial CM dengan usia 49 tahun.
"Keduanya sudah kami amankan untuk diperiksa," kata Kepala Imigrasi Ngurah Rai, Sugito dikutip dari Antara, Minggu.
Dari pemeriksaan Kantor Imigrasi, peristiwa tak senonoh itu telah terjadi 7 bulan lalu. Saat itu CAP dan CM sedang berhenti di pinggir jalan di kawasan Seminyak, Kabupaten Badung.
Sugito mengaku hingga saat ini Petugas Intelijen dan Penindakan Imigrasi Ngurah Rai masih mendalami keterangan dua bule tersebut termasuk alasan melakukan aksi tak senonohnya.
Keduanya tercatat masuk Indonesia pada 9 April 2023 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan fasilitas Visa on Arrival (VoA) dengan izin tinggal hingga 7 Juni 2023.
Imigrasi Ngurah Rai belum memberi keputusan apakah akan melakukan tindakan tegas. Pihaknya juga belum mendeportasi kedua bule tersebut.
Kejadian tersebut menambah daftar panjang WNA yang bermasalah di Pulau Dewata. Bahkan sejak Januari hingga 19 Mei 2023, Kanwil Kemenkumham Provinsi Bali, Imigrasi sudah mendeportasi sebanyak 123 WNA.
WNA tersebut melanggar peraturan yang ada di Bali, mulai dari menyalahgunakan izin tinggal, melewati izin tinggal, melakukan tindak kriminal hingga melanggar norma yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam