/
Rabu, 21 Juni 2023 | 18:58 WIB
Erick Thohir (Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha)

Elektablitas Erick Thohir masuk dalam daftar calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024. Menteri BUMN itu disebut berhasil mengungguli sejumlah nama tokoh potensial lainnya. 

Survei yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO) pada periode 5 hingga 13 Juni 2023 menyebutkan elektabilitasnya sebesar 15,5 persen.

"Erick Thohir dalam beberapa waktu terakhir memang seringkali masuk ke daftar cawapres," kata Pengamat Politik Political Statistics (Polstat) Apna Permana dikutip dari Suara.com, Rabu (21/6/2023).

Nama Ketua Umum PSSI itu juga dinilai cocok mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024. 

Apna menyebut, hal tersebut wajar, melihat elektabilitasnya yang cukup tinggi. “(Erick Thohir) dinilai publik layak bersanding dengan Prabowo Subianto,” katanya.

Dia mengungkapkan, nama Erick Thohir dinilai mempunyai kinerja yang cukup baik. Tidak hanya sebagai Menteri BUMN, juga Ketua Umum PSSI. 

Mantan Presiden Klub Italia Inter Milan itu semakin dikenal saat memperjuangkan sepak bola Indonesia sebagai Ketua Umum PSSI. 

Erick Thohir sampai terbang ke Doha, Qatar untuk bertemu dengan FIFA dalam rangka memperjuangkan kelanjutan status tuan rumah Piala Dunia 2023 U-20. Kendati keputusan akhirnya FIFA membatalkan gelaran tersebut di Indonesia. 

Namun, usaha yang dilakukan Erick Thohir telah mendapatkan apresiasi publik. “Erick thohir juga dinilai publik sebagai menteri berkinerja baik,” kata Apna.

Baca Juga: Indonesia Cabut Status Pandemi Covid-19, Ini Perbedaan Pandemi dan Endemi

Belakangan, PAN juga mendukung Erick Thohir untuk maju sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. 

Wasekjen DPP PAN Fikri Yasin mengakui partainya sedang menawarkan Erick Thohir sebagai cawapres. "Salah satu tawaran kita adalah cawapres Erick Thohir," kata Fikri.

Pihaknya tidak menampik tengah melakukan komunikasi dengan partai lainnya, seperti Partai Gerindra, Golkar, dan PKB.

Load More