Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menjadi tokoh yang paling punya kesempatan menjadi Gubernur Jawa Tengah.
Elektabilitas Gibran saat ini tertinggi jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain. Nama putra sulung Presiden Jokowi itu kian populer usai membuktikan bisa menjadi Pemimpin Kota Solo.
Jika Gibran benar-benar maju di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah, maka ia akan menjadi tokoh milenial yang mencalonkan diri di Pilgub Jateng.
Akademisi Universitas Diponegoro Semarang Retna Hanani mengatakan bahwa Gibran Rakabuming Raka dan Dico Ganinduto yang sama-sama tokoh muda berpeluang bersaing dalam konstelasi posisi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024.
"Kemungkinan mereka malah akan berkompetisi. Kalau untuk menyatukan, saya kira agak riskan," kata Retna dikutip dari ANTARA pada Senin (26/6/2023).
Gibran yang notabene putra sulung Presiden RI Joko Widodo adalah Wali Kota Surakarta, sedangkan Dico adalah Bupati Kendal yang merupakan politikus Partai Golkar.
Pengajar FISIP Undip itu memperkirakan elektabilitas kedua tokoh muda itu sama-sama tinggi di kalangan anak muda. Akan tetapi, tidak bisa menafikan konstelasi politik yang cukup mapan di Jateng.
"Secara proporsional anak muda itu sebanyak 31—33 persen, itu suara besar. Akan tetapi, kita harus memperhatikan konstelasi politik yang cukup mapan di Jateng bahwa harus ada representasi dari kelompok nasionalis dan agama," katanya.
Direktur Eksekutif AKSARA Research and Consulting Hendri Kurniawan menyampaikan hasil survei yang menunjukkan kedua tokoh itu mendapatkan dukungan tertinggi dari kalangan pemilih muda d Jateng.
Dengan elektabilitas yang tinggi, Hendri justru menyoroti peluang mereka berdua dipasangkan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng pada Pilkada 2024.
Berdasarkan survei AKSARA pada tanggal 15—25 Januari 2023 terhadap 800 responden di Jawa Tengah berusia 17—39 tahun, pasangan Gibran-Dico mendapatkan tingkat keterpilihan tertinggi sebesar 31,8 persen.
"Dua pemimpin muda ini dinilai berhasil memimpin daerahnya masing-masing sehingga dipandang layak untuk memimpin Jateng ke depan," katanya.
Sementara itu, Adi Prayitno selaku Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia mengingatkan bahwa tipikal pemilih yang masih pragmatis menjadi pekerjaan rumah bagi demokrasi di Indonesia.
Artinya, kata dia, pemilih di Indonesia masih cenderung memilih calon yang mau memberikan sesuatu yang bersifat praktis atau imbalan ketimbang melihat calon dari program-program yang mereka tawarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Terjebak di Dubai, Agensi Dilraba Dilmurat Sebut Baik-Baik Saja
-
Bukan Suap Biasa, KPK Jerat Bupati Pekalongan dengan Pasal Benturan Kepentingan dalam Pengadaan Jasa
-
Buku Bertahan Satu Hari Lagi: Memoar Keberanian dari Devy Anastasia
-
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Sita Bukti Percakapan Hingga 5 Unit Mobil
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Chandra Asri Group Nyatakan Force Majeure
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Resmi Diadaptasi Menjadi Film
-
Wanita Warga Siak Korban Scam, Kondisinya Memilukan di Rumah Sakit Kamboja
-
Contoh Susunan Acara Nuzulul Quran, Lengkap Beserta Teks MC Pengajian di Masjid dan Sekolah
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat