- Bupati Indramayu Lucky Hakim baru saja dinobatkan sebagai kepala daerah terbaik oleh Kemendagri, namun wakilnya justru terjerat kasus hukum.
- Wakil Bupati Indramayu, Saefudin, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD tahun 2022.
- Mahasiswa (GMHI) menggelar demonstrasi mendesak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk mengusut tuntas dan transparan dalam menangani kasus tersebut.
Suara.com - Belum lama Bupati Indramayu Lucky Hakim dinobatkan sebagai salah satu kepala daerah terbaik oleh Kemendagri, wakilnya kini jadi tersangka.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2022 saat ia menjabat Ketua DPRD.
"Bahwa saudara S selaku Wakil Bupati Kabupaten Indramayu, statusnya dari penyidikan sudah kami naikkan menjadi status tersangka sejak awal bulan Juni," kata Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jabar, Roy Rovalino Herudiansyah dalam keterangannya diterima Sabtu, 6 Juni 2026.
Pernyataan Roy disampaikan ketika menerima aspirasi mahasiswa yang tergabung Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia di Kantor Kejati Jabar, Bandung, Jumat, 5 Juni 2026.
Sementara itu, merespons tuntutan mahasiswa agar penanganan kasus Syaefudin dipercepat, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Sutikno, memilih untuk tak sekadar buru-buru. Ia hanya berjanji akan menangani kasus Saefudin semaksimal mungkin.
"Kami tidak akan berjanji untuk menangani perkara korupsi secepat mungkin, tapi lihat saja bukti kami," ujarnya.
Aksi Unjuk Rasa
Sebelumnya GMHI menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejati Jawa Barat, Bandung, pada Jumat, 5 Juni 2026.
Puluhan mahasiswa ini datang untuk menuntut Sutikno yang baru menjabat sebagai Kepala Kejati Jawa Barat, agar transparan dan tanpa pandang bulu dalam penanganan dugaan kasus korupsi yang ada di wilayah Jawa Barat.
Salah satu yang jadi sorotan adalah kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dinas DPRD Indramayu tahun 2022. GMHI berharap Kejati Jabar yang baru menunjukkan taringnya dan bukan malah menjadi tameng dalam proses hukum.
Baca Juga: Demo di Indramayu Memanas, Kantor Bupati Lucky Hakim Dilempari Puluhan Ular
Ironi
Penetapan Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menjadi tersangka jadi hal yang ironi mengingat Lucky Hakim Sang Bupati belum lama ini baru dinobatkan sebagai salah satu kepala daerah terbaik oleh Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diberikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di acara puncak peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Kemendagri, Jakarta, Senin, 27 April 2026.
Kemendagri menilai Bupati Lucky Hakim memiliki kinerja baik dalam tata kelola daerah.
Selain Lucky Hakim, predikat kepala daerah terbaik juga diberikan kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung; Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi; Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto.
Berita Terkait
-
Duka Mendalam di Pantura, Lucky Hakim Janji Jadi Orangtua Asuh Anak Korban Kecelakaan
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya
-
Bukan Hoaks! Syaefudin Wakil Lucky Hakim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Rp18 Miliar
-
Gebrakkan Lucky Hakim: Pasukan Ribuan Ular Dikerahkan Basmi Hama Tikus di Indramayu
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL