Ramainya dugaan penistaan dan tudingan soal adanya penyimpangan aliran agama di Ponpes Al Zaytun, Indramayu Jawa Barat berbuntut dengan dilaporkannya pimpinan ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.
Pelapor adalah Ken Setiawan yang merupakan Pendiri NII Crisis Center. Dirinya melaporkan dugaan penistaan agama yang diatur dalam Pasal 156 a KUHP ke Bareskrim Polri.
"Tujuan kami melaporkan tak hanya untuk menghentikan langkah Panji Gumilang. Kami ingin melihat proses hukum, ingin keadilan tidak ada orang yang kebal hukum. Ini penodaan agama dan telah membuat kegaduhan," terang Ken Setiawan dikutip Selasa (27/6/2023).
Lebih lanjut, Ken enggan membeberkan materi yang dilayangkan ke Bareskrim Polri terkait dugaan penistaan agama apa yang dibuat oleh Panji Gumilang.
"Ada sudah kami siapkan," singkat Ken yang mengaku pernah menjadi santri di ponpes setempat.
Tak hanya itu, Ken Setiawan juga menjadi bulan-bulanan pihak Ponpes Al Zaytun yang menuding dirinya membuat pernyataan tak berdasar alias hoaks. Bahkan ia siap dilaporkan balik jika Al Zaytun membuat laporan ke polisi.
Sementara, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan ada tiga saksi yang saat ini akan dimintai klarifikasi terhadap laporan yang dilayangkan.
Meski begitu, kata Ahmad Ramadhan pemanggilan klarifikasi itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan proses penyelidikan kasus dugaan penistaan agama pimpinan ponpes Al Zaytun.
"Kami undang untuk klarifikasi dalam rangka penyelidikan," ujar dia. [ANTARA]
Baca Juga: CEK FAKTA: 24 Santri Al Zaytun Hamil di Luar Nikah Akibat Perbuatan Panji Gumilang, Benarkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
OTT Bupati Cilacap: Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Diduga Terkait Proyek Daerah!
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Konflik Iran vs AS-Israel Makin Panas, Apakah Stok BBM Indonesia Aman Jelang Mudik 2026?
-
John Herdman Soal Jersey Baru Timnas Indonesia: Saya Tak akan Memakainya
-
Bandara Kualanamu Siap Layani Angkutan Lebaran 2026, Proyeksi 443 Ribu Penumpang
-
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK: Harta Kekayaan Rp12 Miliar Jadi Sorotan
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV
-
Cara Menjawab 'THR-nya Mana?' Begini Respons Tetap Sopan dan Mudah Dipahami