Setelah kisruh Dewi Perssik dengan Ketua RT setempat viral di media sosial, Farhat Abbas pun turut menyinggung pedangdut asal Jember tersebut.
Farhat Abbas mengaku siap menjadi kuasa hukum Pak RT untuk menyerang balik Dewi Perssik. Hal itu lantas ditanggapi oleh Meldi, keponakan Dewi Perssik.
“Oh, kalau saya mah, nggak mau komentar untuk orang yang cari panggung ya,” ujar Meldi, dikutip dari unggahan @Thariez.
Menurutnya permasalahan tantenya tersebut bukan persoalan yang perlu dibesar-besarkan.
“Karena jujur ya, kalau masalah ini aja itu, sebenarnya bukan masalah yang harus dibesar-besarkan atau yang seperti apa. Karena di sini kan cuma atas masalah kurban doang gitu loh,” tutur Meldi.
“Yang sekarang hewan-hewannya sudah meninggal, udah dimakan bahkan dagingnya, ibarat kata seperti itu,” ungkapnya.
OIeh karena itu, Meldi mengimbau agar tak terlalu melebay-lebaykan persoalan Dewi Perssik tersebut. Ia pun mempersilakan Farhat Abbas untuk menjadi kuasa hukum pihak yang ingin nimbrung dalam perkara tersebut.
“Jadi, gak perlu terlalu dilebay-lebaykan kalau misalkan mau jadi kuasa hukum siapa atau siapa itu hak mereka lah ya, yang mau nimbrung-nimbrung masalah ini,” ujar Meldi.
“Tapi, untuk perlu digarisbawahi, dari tante Dewi itu nggak ada waktu untuk melebar-lebarkan masalah ini, karena dia juga sibuk dengan off air-off air dan pekerjaannya,” lanjutnya.
Untuk itu, ia menyarankan kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan agar tak ikut nimbrung dan berpendapat apa pun terkait persoalan tantenya itu.
“Jadi, misalkan ada pihak-pihak yang tidak berkepentingan, lebih baik tidak usah speak up atau memberi pendapat apa pun,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional