Persita Tangerang mengamankan kemenangan atas PSIS Semarang dengan skor 2-0 pada pekan kedua BRI Liga 1 2023/2024dii Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (8/7/2023) malam.
Kemenangan Persita Tangerang diperoleh berkat gol yang dicetak oleh Christian Rontini dan Ezequiel Vidal, demikian catatan Liga Indonesia.
Skuad asuhan Luis Edmundo langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal babak pertama dan memiliki peluang emas untuk unggul terlebih dahulu setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti usai Irsyad Maulana dilanggar di kotak terlarang.
Namun, Mateo Bustos yang maju sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya setelah tendangan pemain Argentina tersebut masih dapat ditepis oleh kiper PSIS Adi Satryo.
Selanjutnya giliran PSIS yang memberikan ancaman melalui tendangan Fredyan Wahyu yang masih menyamping dari gawang Persita yang dijaga oleh Aditya Harlan.
Jual beli serangan terus terjadi dan Persita kembali mengancam melalui sundulan Ezequiel Vidal, akan tetapi bola dapat ditepis oleh Adi Satryo. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua Persita kembali mengambil inisiatif menyerang dan berhasil memecah kebuntuan melalui gol yang dicetak bek anyar asal Filipina Christian Rontini.
Berawal dari umpan sepak pojok yang dilepaskan oleh Mateo Bustos, bola dapat disambar tandukkan Rontini yang membobol gawang PSIS sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit ke-62.
Laskar Pendekar Cisadane semakin bersemangat untuk menggandakan keunggulan dan berhasil mencetak gol kedua melalui tendangan Vidal yang memanfaatkan umpan Javlon Guseynov pada menit ke-86 sehingga skor berubah menjadi 2-0.
Baca Juga: Persib Baru Raih 2 Hasil Imbang, Marc Klok Yakin Timnya Segera Bangkit
Kini Persita Tangerang menduduki peringkat ke-6 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan tiga poin dari dua laga, sedangkan PSIS Semarang menduduki posisi ke-8 dengan raihan tiga poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026