Youtuber Jerome Polin memberikan motivasi bagi sarjana pendidikan muda Indonesia yang berniat mengadu nasib di Negeri Sakura, Jepang.
Ia menyebutkan, menjadi guru di Jepang sudah memberikan hidup yang stabil. Gaji terbilang tinggi bahkan masuk dalam kategori nyaman untuk hidup.
"Gaji guru di Jepang itu tinggi, istilahnya kalau jadi guru itu sudah nyaman hidupnya," ujar Jerome Polin dikutip dari akun TikTok, @pusat.semangat, Minggu (9/7/2023).
Bahkan kesejahteraan guru-guru di Jepang sudah dijamin oleh negara. Mereka tak perlu khawatir untuk memikirkan hidup. Hal itu berlaku untuk hampir semua pekerjaan.
"Bener gaes, kesejahteraan di Jepang ini tinggi. Pekerjaan apapun bisa hidup. Nah apalagi jadi guru, gajinya relatif lebih tinggi," kata dia.
Bukan tanpa alasan bayaran guru di Jepang tinggi, pasalnya Negeri Sakura cukup menghormati seorang tenaga pendidik. Tentu yang berkualitas.
Bahkan untuk menjadi guru juga harus bersaing secara ketat.
"Nah memang persaingannya ketat, ketika gaji guru tinggi, kesejahteraan guru tinggi maka minat menjadi guru juga tinggi," terang dia.
"Karena banyak yang bersaing untuk memiliki kualitas tingg, ya mereka berkompetisi untuk itu. Maka enggak heran semakin baik dan meningkat," kata dia.
Baca Juga: AS, Jepang dan Korsel Kompak Kecam Peluncuran Rudal Korea Utara
Jerome Polin juga menyebutkan dengan kualitas guru yang tinggi, dapat mencetak murid yang juga berkualitas
Memang menjadi guru di Jepang berbeda jauh ketika disandingkan dengan Indonesia. Namun Jerome memberikan pandangan bahwa kualitas dari seorang guru ini yang menjadi akar bagaimana menciptakan murid yang baik dan berkualitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan