Belakangan ini, eks drummer band Kotak, Haposan Harianto Tobing alias Posan Tobing mengungkit masa lalu Tantri sebelum diterima sebagai vocalis band kenamaan asal Indonesia itu.
Hal itu diungkapkan Tobing melalui podcast YouTube Uya Kuya, karena merasa bahwa Tantri telah melupakan jasanya di masa lalu. Menurutnya, ia lah orang yang paling berjasa membuat Tantri diterima menjadi bagian dari Kotak.
Tak sampai di situ, Posan Tobing pun mengungkapkan alasannya hengkang dari Kotak, mulai dari pertengkaran hebat, hingga melayangkan somasi berupa pelarangan membawakan lagu-lagu ciptaannya.
Lantaran hal itu, salah seorang netizen pun menyinggung terkait pembagian royalti terhadap Komposer lagu-lagu Kotak. Menanggapi hal itu, Tantri memberikan jawaban tegas.
“Paling gampang itu langsung menilai, dengar satu sisi aja. Punya dua daun telinga, saya senang kalau terbiasa mendengarkan dua sudut,” tulis Tantri menanggapi netizen dalam kolom komentar unggahannya.
Menurutnya, tak semua persoalan grup band-nya diketahui oleh publik. Oleh karena itu, ia mengimbau netizen agar bisa mendengarkan penjelasan dari dirinya sebagai bagian dari orang yang menciptakan lagu-lagu Kotak.
“Saya pribadi juga komposer, tolong digaris bawahi. Memperjuangkan hak komposer, wah bagus banget. Musisi diharapkan bisa sejahtera, wah ya tidak ada yang memberatkan hal itu, malah disupport,” tutur Tantri.
“Jangankan komposer, OB, driver, crew kalau bisa ya semuanya juga sejahtera. Tapi tentang bab pembagian royalti ada UU-nya. Ada tahapannya. Ada lembaga kolektifnya biar tidak chaos,” lanjutnya.
Menurutnya, menjadi hal yang salah apabila persoalan pembagian royalti itu dialamatkan kepada dirinya.
Baca Juga: Arya Sinulingga Ladeni Warganet Mengenai Sanksi Kericuhan Oleh Aremania
“Kecuali tujuannya lain. Kecuali ya menginginkan hal lain biar rame,, ribut. Yang jelas banyak mudlaratnya,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Tanjungpinang, Senin 16 Maret 2026
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Tuntut Keadilan, Nikita Mirzani Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo dari Balik Jeruji
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Senin 16 Maret 2026
-
Jelang Mudik Lebaran, Okupansi Kereta Api Tembus 101 Persen
-
Dia yang Berdehem Tiga Kali
-
Semangat Baru Anak Pidie Jaya Lewat Program Jagoan Baca
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 16 Maret 2026
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3