Belakangan ini, viral video seorang netizen mengkritik baliho PSI yang menyatakan bahwa BPJS akan gratis apabila partainya keluar sebagai pemenang.
Tak sedikit netizen yang menyebut hal tersebut mustahil dilakukan. Sebab, pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang menggunakan BPJS justru dilakukan sewenang-wenang.
Menanggapi hal itu, DPP PSI, Helmi Yahya menyebut bahwa BPJS gratis itu bukan tidak mungkin untuk semua masyarakat.
“Bisa nggak BPJS digeratisin? Kita bilang bisa,” ujar Helmi Yahya, dikutip dari unggahan @ceritaseleb.
Ia mengatakan bahwa hal itu akan dimulai dengan sistem pendaftaran kepesertaan BPJS yang tak perlu dibuat ribet.
“Bilangnya tuh bukan bisa digeratisin, nggak ada lagi tuh kepesertaan harus daftar. Bukan dipermudah lagi, pasti gratis, tapi kelas tiga loh ya,” ungkap Helmi Yahnya.
“Pelayanan kesehatan itu hak semua rakyat. Jadi, rakyat itu nggak harus untuk mendaftar aja mereka butuh waktu berminggu-minggu, sementara dia lagi sakit. Jadi, menurut saya udah nggak perlu daftar-daftar,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Helmi Yahya mengatakan bahwa pihaknya akan menjamin tidak ada lagi diskriminasi antara pasien BPJS dan pasien yang membayar pelayanan kesehatan.
“Karena dibikin ribet. Yang bikin ribet itu kenapa orang daftar susah. Kan udah ada aturannya, kan pelayanannya kelas tiga, jadi tidak ada lagi diskriminasi antara yang bayar dengan yang nggak bayar,” tutur Helmi Yahya.
Baca Juga: Gigi Hadid Kedapatan Bawa Ganja saat ke Pulau Cayman, Begini Tanggapannya
“Kita akan jamin,” tukasnya.
Pihaknya menjanjikan BPJS akan lebih fokus pada pelayanan kesehatan ketimbang ribet persoalan kepesertaan. Ia pun akan memastikan bahwa penyaluran BPJS itu akan tepat sasaran.
“Dan BPJS itu akan concern, dari pada ribet di kepesertaan. Ada yang digeratisin nanti dipelaksanaan ada yang dipotong. Kades, nanti dikasih semua keluarganya dia, itu banyak banget,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK