Capres yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo akan mengajak Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berolahraga pagi di Bogor, Jawa Barat akhir pekan ini. Hal itu memunculkan spekulasi apakah keduanya akan membahas arah politik menuju Pilpres 2024.
Bukan tanpa alasan, Gibran masuk dalam deretan juru kampanye (jurkam) yang aka memenangkan Ganjar di Pemilu 2024.
"Olahraga sama Masa Gibran di Bogor. Ya nanti olahraga senam, lari kecil, jalan sehat," sebut Ganjar dikutip Kamis (20/7/2023).
Ia menjelaskan kegiatannya itu akan diikuti Gibran dan sejumlah orang lainnya. Meski begitu, Ganjar tak mau menyebutkan secara detail.
Rencana olahraga tersebut menimbulkan tanda tanya, apakah momen itu digunakan untuk konsolidasi rencana juru kampanye yang akan membawa Ganjar di panggung demokrasi 2024 atau tidak.
Ditanyai soal kegiatan lari pagi itu, Gibran memastikan bahwa lari pagi yang dimaksud hanya untuk olahraga.
"Besok itu hanya lari pagi saja," singkat Gibran.
Gibran mengaku bahwa dia tak ingin disebut juru kampanye Ganjar Pranowo. Menurut dia masih banyak senior yang mampu lebih dari dirinya menjadi juru kampanye.
"Saya juga bukan jurkam, kan belum masuk kampanye. Jurkam ki sing senior," sebut dia.
Seperti diketahui, Gibran Rakabuming Raka ditunjuk jadi salah satu juru kampanye yang akan memenangkan Ganjar di perhelatan Pemilu 2024.
PDI Perjuangan sendiri sudah melakukan pelatihan bagi ratusan juru kampanye di Jakarta. Nantinya mereka akan disebar di wilayah masing-masing untuk membuat kampanye mulai dari kemenangan Ganjar hingga mendulang suara untuk menaikkan elektoral partai berlambang banteng tersebut. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Buka-bukaan Jurnal Pribadi, Afgan Siap Bikin Penonton Nangis di Konser Retrospektif
-
Aturan Ganjil Genap Resmi Dicabut, Cek Jadwal Lengkapnya
-
5 Fakta Celyna Grace Finalis Indonesian Idol 2026, Dijuluki The Next Rossa
-
TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah
-
6 Compact Powder Murah tapi Bagus untuk Usia 40an, Wajah Nampak Halus Bebas Kilap
-
Sarif Abdillah: Negara Harus Bela Nelayan Kecil Soal Solar Subsidi
-
Sisi Gelap Politik di Balik Budaya Pop Indonesia dalam Buku Ariel Heryanto
-
Menakar Filosofi Ki Hajar Dewantara di Era Kecerdasan Buatan, Masihkah Relevan?
-
Bye PIH! 4 Tinted Sunscreen Rp30 Ribuan untuk Wajah Flawless Anti Dempul
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman