Tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah meminta kesaksian dari beberapa ahli terkait penyelidikan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan pemimpin Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.
Brigjen Pol Whisnu Hermawan, Direktur Dittipideksus Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa mereka telah berkoordinasi secara mendalam dengan para ahli dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), ahli korporasi, dan ahli pidana dalam penyelidikan tersebut.
"Sampai saat ini proses penyelidikan masih berlangsung dan kami berencana untuk memeriksa saksi-saksi dari pihak Al Zaytun pekan depan," katanya dikutip, Jumat (21/7/2023).
Seperti diketahui, dDugaan TPPU ini berawal dari laporan hasil analisa dari PPATK yang menunjukkan adanya unsur pencucian uang, tindak pidana korupsi, dan penggelapan dalam pola transaksi yang dilakukan.
Terpisah, Menkopolhukam Mahfud MD, telah menyampaikan dugaan penyalahgunaan aset-aset Ponpes Al Zaytun yang dilakukan oleh Panji Gumilang dan keluarganya, termasuk tanah yang dimiliki dengan jumlah sertifikat mencapai 295 bidang.
Selain dugaan TPPU, Panji Gumilang juga menghadapi tuduhan penistaan agama dan penyalahgunaan zakat.
Kasus penistaan agama ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, sementara kasus penyalahgunaan zakat masih ditangani oleh Polres Indramayu, yang nantinya akan ditarik ke Bareskrim Polri jika terdapat bukti yang cukup.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, menyatakan bahwa Polres Indramayu saat ini sedang mengumpulkan keterangan dari pelapor dan saksi-saksi serta barang bukti pendukung lainnya.
Setelah cukup bukti terkumpul, kasus tersebut akan dilimpahkan ke Bareskrim Polri melalui Polda Jabar. [ANTARA]
Baca Juga: CEK FAKTA: Mahfud MD dan Kapolri Perintahkan Tangkap Panji Gumilang
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?
-
Jejak Digital Sindikat Sabu Penyangga Ibu Kota Dibongkar
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
4 Air Cooler Sharp Termurah di Shopee, Daya Listrik Mulai 50 Watt
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026
-
Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak
-
Berawal dari Paket Misterius di Jasa Pengiriman, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Cair Asal Bogor