Beberapa waktu lalu, Nathalie Holscher sempat menyinggung persoalan nafkah bulanan Sule untuk anaknya, Adzam. Ia meminta Sule untuk menghentikan nafkah tersebut sekaligus mengambil mobil dan rumah pemberiannya.
Sebab, masalah nafkah pemberian mantan suaminya itu kembali ramai menjadi bahan perbincangan publik. Hal itu ditulis Nathalie Holscher dalam keterangan unggahannya.
Namun, berdasarkan penulusuran Suara Joglo, keterangan postingan tersebut telah dihapus oleh ibunda Adzam itu.
Menanggapi hal itu, Sule sendiri sempat mengaku tak ingin mengambil barang-barang mewah pemberiannya untuk Adzam. Bahkan, Sule mengatakan, nafkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawabnya terhadap sang putra.
“Oh, yaudah bagus!” tutur Nathalie Holscher saat mengetahui hal tersebut, dikutip dari unggahan @MyGigsMedia.
Sebelumnya, ibu satu anak itu mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan hal itu untuk menyudahi perkara harta pemberian sang mantan suami. Pasalnya, netizen pun acap kali menghujatnya lantaran persoalan tersebut.
“Aku udah bilang semuanya, kalau masalah ini distop, ambil semuanya. Rumah direnovasi aja, dichat karena banyak rayapnya,” tutur Nathalie.
Terlepas dari hal itu, Nathalie Holscher menginginkan hubungannya dengan Sule masih berjalan baik. Menurutnya, hal itu harus dilakukan demi kebaikan putranya.
“Walaupun orang tuanya gagal, tapi kan tetep harus ada sosok figur bapak, figur ibunya, nggak harus setiap hari, yang penting nengokin. Minimal kalau mau video call, silakan,” ujar Nathalie.
Baca Juga: Jadi Bupati, Bocah Ini Disodori Berkas Mas Dhito
“Pintu terbuka, selalu terbuka,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Sepasang Tangan dan Kaki dalam Shift Malam di Pabrik Roti
-
5 Rekomendasi Smartwatch 2 Jutaan, Cocok untuk Segala Aktivitas
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen
-
Effendi Simbolon Instruksikan Regenerasi PSBI: Dorong Kaum Muda Pimpin Organisasi
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Siapa Roby Kurniawan? Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia