Wonderkid Tottenham Hotspur yang disebut punya keturunan Indonesia, Gabriel Han Willhoft batal perkuat Timnas Indonesia. Bima Sakti tuai sorotan dituding alergi pemain keturunan.
Digadang bakal perkuat Timnas Indonesia U-17 untuk ajang Piala Dunia U-17, nasib Gabriel Han Willhoft justru berakhir antiklimaks.
Pemain Tottenham Hotspur itu batal membela Timnas Indonesia U-17 lantaran terganjal status kenegaraannya.
Meski begitu, sebagian publik tak memercayai informasi tersebut begitu saja.
Tak sedikit yang menuding bahwa Bima Sakti memang alergi dengan pemain keturunan dan lebih memprioritaskan pemain lokal Indonesia.
"Lokal pride udah tinggal bilang aja gasuka keturunan, ketara banget. Gausah ngasih penjelasan apa-apa lokal lagi lokal lagi mereka yang lokal kualitas sangat buruk malah dipilih," tulis jenenge.
"Sudah mulai terkuak..maksud arti coach lokal pride ini," kata erus.
"Bima Sakti ngandelin lokal pride cui," tulis saiful.
"Pada akhirnya akan memakai lokal preet yang tidak lolos ke Piala Dunia U-16," kata indrawan.
Baca Juga: Alasan Welber Jardim Belum Juga Datang di Seleksi Timnas Indonesia U-17
Sementara itu, Bima Sakti menegaskan bahwa Gabriel Han Willhoft batal membela Timnas Indonesia U-17 lantaran terkendala paspor. Ia tak memiliki paspor Indonesia.
Ia menyebut butuh waktu bagi Gabriel untuk melewati proses naturalisasi yang tentu saja tidak akan cukup untuk gabung bersama Timnas Indonesia U-17 yang akan tampil di Piala Dunia U-17.
"Untuk yang Tottenham maaf kemarin kami sudah pelajari dan komunikasi dengan orang tuanya ternyata tak ada paspor Indonesia. Jadi harus proses naturalisasi. Kalau naturalisasi butuh waktu ya," jelasnya.
"Mungkin nanti untuk timnas U-20 bisa ya. Saya lihat tadi dia juga ada datanya pernah main di timnas U-16 Inggris," lanjutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA