Minum air dingin tak dimungkiri memang menyegarkan. Tapi tahukah kamu bila terlampau banyak melakukan kebiasaan ini apalagi ketika sehabis makan dapat berakibat fatal?
Praktisi kesehatan dr Zaidul Akbar menyebutkan bahwa ritual minum air terkhusus saat melakukan aktivitas makan terdapat hal-hal yang patut diperhatikan.
Ia menganjurkan sebaiknya tak minum air ketika sedang melakukan aktivitas makan. Alangkah baiknya ritual minum air dilakukan sebelum dan sesudah makan.
"Yang paling parah itu minum waktu makan. Itu buruknya luar biasa. Saran saya saat sedang makan jangan minum," terangnya.
"Lalu kapan sebaiknya waktu minum itu? Sebelum dan sesudah makan," lanjutnya.
Sebelum makan, dr Zaidul Akbar menganjurkan untuk memperbanyak minum air dengan jeda 15 hingga 30 menit. Tujuannya agar tubuh terpenuhi kebutuhan airnya serta dapat mengurangi konsumsi makanan dalam jumlah berlebih.
"Sebelum makan dibanyakin minum air supaya ngga banyak makan. Jadi tidak terlalu disarankan karena berat di perut kita berat di pencernaan kita," terangnya.
Nah, lantas air yang seperti apa yang sebaiknya diminum? Air putih dengan suhu normal atau hangat.
dr Zaidul Akbar sangat tidak menyarankan mengonsumsi air minum dingin ketika makan sebab dapat membahayakan bagi tubuh terutama terkait fungsi organ vital ginjal.
"Saat tubuh ingin minum dingin sebetulnya da keringat yang perlu dikeluarkan. Bila sensasi dingin muncul maka saat itu jangan minum air dingin tapi justru minum air suhu normal atau hangat. Sebab apa kalau kita minum air dingin dia akan nagih lagi. Orang yang rutin minum air es itu lama-lama ginjalnya tergerus," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026