Menyambut Kualifikasi Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Vietnam Philippe Troussie sepertinya menyontek metode yang kini dikembangkan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia. Apa itu?
Menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan dihelat mulai akhir tahun ini, sejumlah negara peserta giat melakukan persiapan salah satunya Vietnam.
Menjelang ajang krusial itu, pelatih Philippe Troussie ketahuan menyontek apa yang telah diterapkan Shin Tae-yong dengan Timnas Indonesia.
Diketahui pelatih yang menggantikan Park Hang-seo itu kini rutin blusukan mencari pemain-pemain idaman di gelaran Liga Vietnam.
Seperti diberitakan media Vietnam Thanh Nien, pelatih yang sukses membawa Timnas Jepang juara Piala Asia tahun 2000 itu menginginkan tenaga-tenaga baru untuk memperkuat Timnas Vietnam.
Ia pun memasang kriteria pemain idamannya yakni berusia paling muda 17 tahun dan tertua di bawah usia 30 tahun.
"Saya tak membatasi pilihan saya dalam daftar 58 pemain yang berkumpul di bulan Juni karena untuk menuju Piala Dunia 2026 saya membutuhkan 100 nama yang termuda 17 tahun sedangkan yang tertua 28 tahun dengan karakteristik yang berbeda dan potensi yang berbeda," terangnya.
Cara yang dipakai Philippe tersebut sejatinya telah dilakukan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Dimana, pelatih asal Korea Selatan itu berani bereksperimen dengan mengandalkan para pemain muda dalam skuat Garuda senior.
Baca Juga: Sato Ungkap Kondisi Mental Pemain Persib Bandung, Siap Hadapi Bali United Pekan Ini?
Hal itu terlihat dari komposisi pemain Timnas Indonesia yang dibawa Shin Tae-yong kala berlaga di ajang Piala AFF 2022.
Di ajang regional tersebut, Timnas Indonesia memiliki materi paling muda dibanding tiga negara raksasa sepak bola Asean, dimana rerata memiliki rentang usia 20-24 tahun.
Marselino Ferdinan menjadi pemain termuda di ajang tersebut yang dibawa Shin Tae-yong, di mana usianya kala itu masih 18 tahun.
Timnas Indonesia sendiri berpeluang bersua Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dengan catatan skuat Garuda mampu mengalahkan Brunei Darussalam di putaran kedua fase kualifikasi.
Tag
Berita Terkait
-
Ricky Kambuaya Serang Bench Bali United, Masa Depan di Timnas Indonesia Terancam?
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Ikut Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Beda Reaksi Shin Tae-yong dan Kim Pan-gon
-
Media Vietnam Bongkar Alasan Kenapa Park Hang-seo Sulit Jadi Pelatih di Indonesia, Sebut Hubungan Masa Lalu
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada