Suara.com - Salah satu media Vietnam Thanhnien.vn, membongkar alasan kenapa Park Hang-seo sulit untuk menjadi pelatih di Indonesia.
Park sempat dirumorkan menjadi pelatih klub Indonesia, Persib Bandung. Namun hal tersebut tak terealiasi.
Padahal, Park dikabarkan telah mendapatkan tawaran gaji tinggi. Eks pelatih Vietnam tersebut menolaknya.
Media Vietnam, Thanh Nien, kemudian mencoba menerka alasan di balik dua penolakan tersebut.
Menurut Thanh Nien, hubungan di masa lalu menjadi penghambat Park Hang-seo untuk melatih di Indonesia. Ia dan sepak bola Indonesia belum saling cinta dan rivalitas pun masih terasa.
"Mantan pelatih Vietnam Park Hang-seo telah dikaitkan dengan banyak desas-desus bahwa dia akan datang ke Indonesia untuk bekerja."
"Skenario itu menarik, tetapi masih belum memungkinkan untuk saat ini."
"Mungkin, Park Hang-seo dan sepak bola Indonesia belum saling mencintai, melainkan hanya menumpuk luka," tulis Thanh Nien.
Memang, Park Hang-seo kerap sekali berjumpa dengan Timnas Indonesia dan juga para suporter Garuda selama melatih Vietnam.
Baca Juga: Belum Tahu Dipertahankan Sampai Kapan, Shin Tae-yong Akui Betah Latih Timnas Indonesia
Dari 9 kali pertemuan dengan Timnas Indonesia di berbagai level, ia sudah mengoleksi tujuh kemenangan dan dua hasil seri.
Kini, Park Hang-seo tetap berstatus sebagai pengangguran karena belum melatih klub ataupun Timnas manapun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Jawa Ini Jadi Opsi Terbaik Lini Pertahanan Timnas Indonesia
-
Pengganti Bojan Hodak Buka Suara Redam Serangan Tengah dan Set Piece Madura United
-
Selamat Tinggal Bojan Hodak
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama