Kapolres Nagan Raya AKBP Rudi Saeful Hadi mengatakan tidak ada anggota kepolisian di daerahnya yang terlibat dan ikut serta membekingi tambang ilegal yang ada di daerah itu.
“’Tidak ada anggota saya yang membekingi tambang ilegal, informasi yang beredar tidak benar, itu informasi hoaks,” kata AKBP Rudi Saeful Hadi dalam keterangannya kepada awak media di Nagan Raya, Jumat.
Kapolres juga membantah tuduhan yang menyebutkan adanya pungutan liar sebesar Rp27 juta per bulan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi.
Pihaknya juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang yang diduga ilegal di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, seperti yang selama ini menjadi beberapa pemberitaan di media siber.
“Kalau ada tambang ilegal, maka kami lakukan penindakan secara tegas,” kata AKBP Rudi Saeful Hadi menambahkan.
Selama ini, kata dia, Polres Nagan Raya Aceh gencar memberi imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan penambangan secara ilegal, dan tidak melakukan aktivitas pembalakan liar di wilayah hukumnya.
Tujuan pemberian imbauan tersebut, sebagai upaya kepolisian untuk menjaga kelestarian alam, dan mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan banjir bandang.
“Kalau pun ada warga yang melakukan penambangan ilegal, kami tindak tegas tanpa pandang bulu,” katanya.
Guna menghentikan aktivitas penambangan ilegal, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dengan memasang spanduk berisi imbauan, dan melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Bukan Klimaks yang Final, Danur: The Last Chapter Terasa Kecil dan Lemah
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak
-
Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Memanas! Klub TOP Oss Bawa Status WNI Nathan Tjoe-A-On ke Jalur Hukum
-
Skip Jakarta! Irene Red Velvet Umumkan Jadwal Tur Asia Pertama 'I Will'
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
Cara Atur Jadwal Puasa Syawal dan Qadha agar Selesai Sebelum Masuk Bulan Dzulqa'dah, Wajib Catat
-
Cara Daftar Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Secara Online