Kepindahan Kapten Tottenham Hotspur Harry Kane ke Bayern Munchen tak hanya sekedar rumor. Sang pemain kini resmi bersama FC Hollywood.
Diketahui Bayern Munchen resmi mengumumkan transfer Harry Kane dari klub liga Inggris Tottenham Hotspur, setelah penyerang tersebut menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2027 bersama klub Jerman itu.
"Selamat datang ke Munich, Harry Kane! Kami senang dengan kedatangan pemain berkualitas top. Transfer ini membutuhkan ketekunan, kegigihan dan ketekunan. Harry Kane tidak hanya akan memperkuat FC Bayern, tetapi aset untuk seluruh Bundesliga," kata Presiden Bayern Herbert Hainer di situs resmi klub pada Sabtu (12/8/2023).
Sementara itu, Harry Kane sendiri mengaku senang bisa menjadi bagian dari Die Roten dan menegaskan bahwa dia pindah klub ke Jerman demi membuktikan dirinya.
"Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari FC Bayern saat ini. Bayern adalah salah satu klub terbesar di dunia," kata Kane setelah diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru Bayern.
"Saya selalu mengatakan bahwa saya ingin bersaing dan membuktikan diri di level tertinggi selama karier saya. Klub ini terkenal karena mentalitas juaranya, dan itu membuat saya senang bisa berada di klub ini," imbuh sang striker.
Sebelumnya, Bayern dan Tottenham telah menyepakati nilai transfer sebesar 100 juta euro plus 20 juta euro adds on (sekitar Rp1,68 triliun, Rp336 miliar) untuk penyerang berusia 30 tahun itu.
Dengan begitu, Harry Kane kini menjadi pemain termahal dalam sejarah Bundesliga. Dia juga akan mengenakan nomor punggung sembilan di klub barunya tersebut.
Bayern kesulitan mencari seorang penyerang top sejak ditinggal Robert Lewandowski ke Barcelona musim lalu. Namun, mereka saat ini berhasil mendatangkan penyerang yang sudah terbukti di tingkat klub dan internasional dalam sosok Kane.
Baca Juga: Sejumlah Lapak Di Pemukiman Padat Di Pluit Jakut Kebakaran, 23 Mobil Damkar Dikerahkan
Kane mencetak 280 gol dalam 435 pertandingan untuk Tottenham dan juga menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang masa dengan 58 gol.
Sayangnya, Kane masih belum memenangi trofi utama di level klub atau internasional.
"Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata bagaimana mengucapkan selamat tinggal kepada klub dan penggemar yang telah melakukan banyak hal untuk saya dalam karier saya," kata Kane dalam sebuah unggahan di akun media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
"Kalian akan selalu ada di hatiku. Terima kasih Tottenham, terima kasih fans Tottenham."
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bolehkah Bayar Zakat Fitrah saat Masih Punya Utang? Ini Panduan Lengkapnya
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Promo Sepatu di Ramayana, Diskon Gila-gilaan Jelang Lebaran Spesial Potongan 50 Persen
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Membaca Sisi Liar: Menguak Kejahatan di Balik Hutan Indonesia
-
Senin 16 Maret 2026 Bank Tutup atau Buka? Cek Jadwal Operasional BRI hingga BCA
-
Strategi Daihatsu Atasi Kredit Mobil Ditolak Perusahaan Pembiayaan
-
Mudik Tak Lagi Riuh: Potret Lesu Terminal Sukabumi di Tengah Gempuran Ekonomi dan Travel Gelap
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara