Striker muda Hokky Caraka terus menunjukan performa positif. Meski gagal berlaga di Piala Dunia U-20, ia kini terlihat menunjukan performa terbaiknya bersama PSS Sleman di Liga 1 2023/2024.
Tiga laga secara beruntun, Hokky Caraka mendapatkan kepercayaan dari pelatih untuk mengisi starting XI.
Dorongan dan motivasi dari keluarga ternyata menjadi resep jitu pemilik nomor punggung 80 di skuat Super Elang Jawa itu untuk bisa tampil konsisten sejauh ini.
Pelatih PSS, Marian Mihail memberikan banyak menit bermain pada Hokky Caraka di tiga laga terakhir. Dimulai laga lawan Persikabo 1973 di Bekasi saat PSS menang 3-2 dan Hokky mencetak satu gol, dia mendapatkan 65 menit bermain.
Sedangkan saat laga lawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC di Sleman, Hokky bermain di sepanjang 87 menit. Sementara saat PSS menang 2-3 atas Persita di Tangerang, Hokky main penuh 90 menit.
Dan sebagai catatannya, performa menjanjikan pemain yang baru berulang tahun ke-19 pada Senin (21/8) kemarin itu berdampak pada pemain asing Yevhen Bokhashvili yang harus rela duduk di bangku cadangan.
“Bermain sejak menit-menit awal saya akui agak grogi karena musim kemarin jarang mendapatkan menit bermain. Selain itu, saya juga mendapatkan dukungan dari teman-teman satu tim, ofisial serta manajer tim dan staf pelatih. Makanya, saya menjadi lebih percaya diri dan tidak lupa saya harus tetap bekerja keras agar tetap bermain sampai akhir musim,” kata Hokky dikutip dari situs resmi PT LIB pada Rabu (23/8/2023).
Rasa percaya diri diakui Hokky didapatkan dari orang-orang terdekatnya terutama dari orangtua.
"Biasanya, sebelum pertandingan saya telepon orangtua serta pacar saya. Kemudian, kami bersama berdoa untuk memohon diberikan kelancaran dalam pertandingan. Karena itulah muncul rasa percaya diri saya dan bertambah karena support system-nya makin kencang," dia menambahkan.
Baca Juga: Harga Sawit Riau Ngegas Pekan Ini, Naik Jadi Rp2.486 per Kg
Hokky sendiri mengatakan dirinya belum ada apa-apanya bila dibandingkan dengan pemain lain ketika berkontribusi bagi tim PSS.
"Saya masih jauh untuk bisa menyamai Kim Kurniawan, Ricky Cawor dan Jihad Ayoub yang kita tahu seperti apa kontribusinya kepada tim PSS. Jadi saya harus bekerja lebih keras lagi untuk menyamai mereka," tegas dia.
Bagi pemuda kelahiran Gunung Kidul ini, bermain bagus dalam sebuah pertandingan serta tampil konsisten tidak lepas dari kebiasaan bagus ketika melakukan latihan.
"Dari latihan saya kerja keras serta menghindari sifat bermalas-malasan ketika berlatih karena latihan seperti di pertandingan bagi saya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Rahasia Frengky Missa Bikin Bintang Persija Allano Lima Mati Kutu
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
-
Maut di Sepertiga Malam: Nenek 92 Tahun Asal Jerman Tewas Terjebak Kebakaran di Pesisir Barat
-
Cinta Orang Tua yang Tak Adil, Luka yang Tak Terucap di Buku Katanya Kembar
-
Babak Baru Kasus Nizam: Ibu Tiri Layangkan Praperadilan, Gugat Status Tersangka di PN Cibadak
-
Novel Lakuna: Kisah Cinta yang Tersesat di Jejak Sumpah Leluhur
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Viral Kabar Mata Bengkak Dipukul Okin, Rachel Vennya: Aman, Aku Jago Wushu
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang
-
Paspoortgate Memanas! Naturalisasi Pemain Keturunan Disorot, Jurnalis Belanda Sebut Bodoh