Lucinta Luna mengaku ingin menutup akun Instagram. Dia geram terus-terusan diserang oleh haters.
"Gue udah lelah, gue udah capek, dan gue udah kebanyak dihina bully-an kalian sampai gue divonis mental healt," tulis Lucinta Luna di unggahan Instagram pada Selasa (22/8/2023).
Dalam unggahannya tersebut, Lucinta Luna mengaku sudah muak selalu diinjak-injak. Menurutnya semua orang punya rahasia yang harus dijaga.
"Semua orang punya rahasia dan gak mungkin gue speak up ke seluruh dunia. Kita semua umat beragama, selalu saling merangkul bukan orang yang gak sempurna kayak gue seenaknya lu injak-injak," tulisnya lagi.
"Tapi kenyataannya, kalian para haters selalu dan selalu beri tahu rahasia ke semua orang. Puas, puas, untungnya apa?" imbuhnya.
Dia juga geram, haters membawa-bawa kedua orang tuanya yang sudah meninggal dunia.
"Kemudian mereka menggunakannya untuk melawanku, hina aku, bully aku, injak-injak aku, mengutuk almarhum ayah ibuku yang sudah meninggal? Puas," lanjutnya.
Lucinta Luna juga mengunggah dua komentar haters yang menyinggung masa kecilnya dan kedua orang tuanya.
"'Waktu kecil laki? Emak sama abah manggilnya otong'. 'Iya kak, emak pun menyesal punya anak kayak mu'," bunyi dua komentar haters yang membuatnya sakit hati.
Sang selebgram, kemudian melontarkan rencana untuk menutup akun Instagram miliknya.
"Ini yang lo mau gue tutup akun istirahat, healing gak akan gue hibur kalian lagi. Ingat, roda berputar. Kalian punya keturunan, doaku hanya yang baik-baik buat kalian para haters," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing
-
Harta Kekayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ayah Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
Okin Klaim Tak Kantongi Duit Jual Rumah, Sebut Rachel Vennya Malah Minta Bagian Kalau Ada Lebih
-
Tinjau Sekolah Rakyat, Ketum Karang Taruna Budisatrio Djiwandono Motivasi Siswa
-
Dedi Mulyadi Targetkan Jalur Puncak II Bisa Digunakan Masyarakat Tahun 2027
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Greenpeace Sebut Aturan Pilah Sampah DKI Dinilai Belum Cukup, Mengapa?
-
Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur
-
Di Balik Modal Sarjana: Pendidikan Tinggi dan Racun Bernama Prestise Sosial
-
Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring