PSIS Semarang berang dengan sanksi Komdis PSSI yakni penutupan sebagian tribun timur Stadion Jatidiri.
Sanksi karena adanya gesekan suporter PSIS Semarang dan Persib Bandung, Minggu (20/8/2023) lalu.
Dalam putusannya, PSIS dikenakan Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 dengan sanksi PSIS Semarang menutup tribun timur sisi utara dalam satu pertandingan dan ditambah denda sebesar Rp25 juta.
Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mempertanyakan hukuman penutupan mengatakan, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi penutupan tribun timur yang menjadi lokasi kericuhan antarpendukung.
Apalagi dengan asumsi tribun itu berkapasitas sekitar 3.000 penonton dan banderol tiket Rp 120 ribu, manajemen tim Laskar Mahesa Jena terancam kehilangan pemasukan lebih dari Rp300 juta.
"Kami diminta menutup tribun timur, sudah kami konfirmasikan ke PSSI," kata Yoyok dalam rilis yang diterima, Jumat (25/8/2023).
Menurut dia, Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS Semarang akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah insiden gesekan antarpendukung pada laga terakhir lalu.
Serta yang pasti kami akan evaluasi menyeluruh mengenai penyelenggaraan pertandingan supaya lebih baik lagi kedepannya dan menciptakan rasa aman dan nyaman di stadion," ujar Yoyok Sukawi pada Kamis (24/8).
PSIS juga dijatuhi sanksi akibat kedatangan pendukung Persib Bandung serta kartu merah bagi penjaga gawang Adi Satriyo dalam laga tersebut.
Baca Juga: Cara Cek BI Checking Online via HP, Jadi Lancar Ajukan KPR Rumah Bagi Gen Z
Sebelumnya, Persib Bandung mempermalukan PSIS Semarang dengan skor 1-2, saat kedua tim bertemu dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2023/ 2024 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu malam (20/8).
Kedua gol Persib dicetak Mark Klok melalui tendangan penalti di babak pertama dan kedua. Adapun gol balasan PSIS Semarang dicetak Gali Freitas di babak kedua.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring