Suara.com - PSSI mengumumkan hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) terbaru. Klub BRI Liga 1, PSIS Semarang dan sang kiper, Muhammad Adi Satryo kena sanksi cukup berat.
Pada laga lanjutan Liga 1 akhir pekan kemarin, PSIS Semarang ditekuk tamunya, Persib Bandung dengan skor 1-2 di Stadion Jatidiri.
Kini, kesialan PSIS jadi berlipat-lipat. Pada laga tersebut, memang terjadi keributan suporter. Keributan antar suporter pecah usai terjadi saling ejek dari suporter PSIS dan suporter Persib yang diketahui hadir di Stadion Jatidiri.
Padahal diketahui, PSSI sudah melarang suporter tamu datang di laga away. Akibatnya, sejumlah suporter dikabarkan luka-luka gara-gara terlibat keributan itu.
PSIS sendiri kini dihukum oleh Komdis PSSI. Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu dihukum penutupan sebagian stadion (seluruh tribun timur) sebanyak satu pertandingan saat menjadi tuan rumah di Jatidiri.
Sanksi denda sebesar Rp25 juta juga dijatuhkan untuk PSIS. Tak hanya itu, penjaga gawang PSIS Adi Satryo juga dihukum oleh Komdis PSSI.
Buntut pelanggaran kerasnya pada pemain Persib, Arsan Makarin, Adi Satryo langsung diusir wasit pada menit ke-77.
Buntut kartu merah langsungnya ini, kiper Timnas Indonesia itu juga mendapat hukumang skorsing di Liga 1.
"Komdis PSSI memberikan hukuman tambahan untuk Adi Satryo karena dianggap melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 terkait melakukan pelanggaran serius menerjang pemain lawan dengan intensitas tinggi dan mendapatkan kartu merah langsung," demikian pernyataan PSSI, Kamis (24/8).
Baca Juga: Link Live Streaming Thailand vs Indonesia, Big Match Semifinal Piala AFF U-23 Malam Ini
Merujuk kepada Pasal 49 Ayat 1 Huruf (b) dan Ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Adi Satryo diberikan hukuman larangan bermain sebanyak dua pertandingan di Liga 1.
Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Terbaru:
1. Klub PSIS Semarang
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 20 Agustus 2023
- Jenis Pelanggaran: terjadi keributan antara suporter PSIS Semarang dan suporter Persib Bandung di Tribun Timur
- Hukuman: sanksi penutupan sebagian stadion (seluruh Tribun Timur) sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah; sanksi denda Rp25.000.000
2. Klub Persib Bandung
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 20 Agustus 2023
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
- Hukuman: sanksi denda Rp25.000.000
3. Klub Persib Bandung
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 20 Agustus 2023
- Jenis Pelanggaran: terjadi keributan antara suporter Persib Bandung dengan suporter PSIS Semarang di Tribun Timur
- Hukuman: sanksi denda Rp25.000.000
4. Panitia Pelaksana Pertandingan PSIS Semarang
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
- Pertandingan: PSIS Semarang vs Persib Bandung
- Tanggal Kejadian: 20 Agustus 2023
- Jenis Pelanggaran: gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu di stadion
- Hukuman: sanksi denda Rp25.000.000
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan