Partai Bulan Bintang (PBB) menggelar acara deklarasi diri sebagai bentuk membulatkan tekad mendukung bakal calon Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2024.
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra di DBL Arena Surabaya, Jatim, Minggu petang, mengatakan dukungan kepada Prabowo Subianto merupakan keputusan yang sudah diambil melalui musyawarah internal partai.
"Kami sudah musyawarah dan memutuskan, keputusan diambil bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB untuk memutuskan mencalonkan Bapak Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden di 2024," kata Yusril di atas panggung.
"PBB sudah berpikir dan bermunajat kepada Allah, kali ini harus mendukung Pak Prabowo," tambah dia.
Yusril menyebut alasan menjatuhkan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu dikarenakan Prabowo Subianto memiliki rekam jejak pada bidang pertahanan dan pengalaman terjun langsung di dunia militer.
"Menteri Pertahanan tidak hanya paham soal sistem pertahanan negara saja, tetapi memahami unsur sosial, stabilisasi politik, dan persoalan hukum," ucapnya.
Tiga poin itu disebutnya sebagai persoalan umum yang kini tengah dihadapi Indonesia.
Selain itu, Yusril menyatakan pengalaman di bidang militer dan jabatan sebagai Menteri Pertahanan juga menjadikan Prabowo memahami wilayah Indonesia beserta segala potensi sumber daya manusia dan alamnya.
"Indonesia ini negara besar, kalau naik pesawat dari Aceh ke Papua itu sama jaraknya dengan Jakarta ke Saudi, kemudian dari Jakarta ke Papua itu sama jaraknya seperti Jakarta ke Tokyo dan penduduk Indonesia hampir 300 juta, potensi ekonominya luar biasa," tutur dia.
Karenanya, Indonesia pada tahun 2024 membutuhkan sosok pemimpin negara yang mampu menghadirkan solusi untuk menghadapi permasalahan tersebut.
"Kami butuh presiden yang mengerti persoalan fundamental dan tahu jalan keluar memecahkannya," ujarnya.
Yusril pun mengatakan PBB sepenuh hati dan berkomitmen mengantarkan Prabowo Subianto memenangkan konstelasi politik di 2024.
"PBB tetap istikamah dengan Pak Prabowo Subianto, bersama-sama kami mengambil keputusan dan jika sudah mengambil keputusan maka laksanakan dengan bertawakal kepada Allah," kata dia.
Yusril juga berharap PBB bersama seluruh partai pendukung Prabowo Subianto tetap solid mewujudkan misi kemenangan.
"Mudah-mudahan kerja sama yang baik antara Gerindra dan PBB akan melahirkan politik yang baru bagi Indonesia ke depan. Koalisi ini akan menjadi koalisi yang solid.
Di tempat yang sama, Sekretaris Jendral Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan keberadaan PBB menambah rasa percaya diri pihaknya untuk menyambut kemenangan di Pilpres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena