Manajemen Kalteng Putra meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi penengah soal sengketa antara klub Kalteng Putra dengan pemain yang direkrut pada musim lalu.
Manajer Kalteng Putra Sigit Widodo di Palangka Raya, Selasa, mengatakan manajemen telah menerima surat dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait penyelesaian sengketa klub dengan pemain, terutama gaji. Berdasarkan surat dari APPI utang Kalteng Putra sekitar Rp600 juta dari 19 pemain.
"Persoalan sengketa klub dengan pemain ini terjadi karena beberapa sebab. Pertama, itu terjadi karena tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 dan kemudian kompetisi berhenti. Saat itu tidak ada informasi apapun dari PT LIB terkait kelanjutan kompetisi," kata Sigit Widodo.
Dengan terhentinya dan ketidakjelasan kompetisi kala itu, klub meliburkan seluruh pemain.
"Kalteng Putra meliburkan pemain pada Oktober 2021 dan seluruh pemain pulang ke rumah masing-masing," ucapnya.
Penghentian kompetisi Liga 2 Indonesia secara resmi baru diumumkan pada Januari 2023. Atas kejadian tersebut, tentu klub dirugikan karena tidak ada pemasukan dari sponsor.
"Atas kejadian itu yang dirugikan adalah pihak klub. Apalagi kita kontrak pemain 1 musim, kerja sama sponsor 1 musim dan pertandingan home juga 1 musim. Kita juga dirugikan karena sponsor minta dana dikembalikan dan tidak ada pemasukan dari tidak ada karena kompetisi terhenti dan resmi dihentikan pada Januari 2023," ucapnya.
Sigit menegaskan, manajemen telah mengambil jalan terbaik atau jalan tengah dalam mengatasi persoalan gaji tersebut. Padahal saat itu, pemain pernah mogok latihan dan tuntutan sangat tidak masuk akal di tengah kondisi kompetisi yang tidak jelas.
"Kami sudah ambil jalan tengah dan kita bayar gaji sebesar 50 persen pada Oktober. Selanjutnya, pada November dan Desember kita bayarkan sebesar 25 persen. Pembayaran itu, juga sudah sesuai dengan yang tertera dalam kontrak, karena adanya insiden Kanjuruhan yang berdampak pada semua kompetisi sepak bola," ungkap Sigit.
Baca Juga: Hadapi Liga 2, Semen Padang FC Rekrut Kakak Pratama Arhan
Ia menambahkan, kondisi itu seolah dibiarkan sehingga yang menanggung beban adalah klub dan pemain. Bahkan, klub dihujat oleh netizen yang tidak mengetahui persoalan yang sebenarnya.
"Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan atau 'family football'. Kami juga berharap PSSI bisa menjadi penengah sehingga persoalan ini dapat terselesaikan dengan baik," tegasnya.
Kalteng Putra juga telah memberikan hak jawab kepada National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia. Tinggal selanjutnya menunggu putusan dari NDRC Indonesia.
"Harapan kami, NDRC Indonesia dapat memberikan putusan yang adil dan tepat karena persoalan gaji ini, bukan tanpa sebab," kata Sigit Widodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan