Tampil trengginas bersama PSIS Semarang nyatanya urung cukup bagi Gali Freitas memberi kemenangan Timor Leste saat menghadapi Kuwait di laga Kualifikasi Piala Asia u-23.
Berlaga di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Timor Leste dibuat tak berkutik usai dicukur Kuwait 0-4.
Dalam laga tersebut Gali Freitas yang tengah moncer grafiknya bersama PSIS Semarang tak mampu berbuat banyak membantu timnya mengimbangi bahkan memenangi laga penyisihan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-23.
Penyerang yang biasa beroperasi dari sayap kiri itu sebetulnya tampil lumayan mesi tak menempati posisinya yang biasa di klub. Ia bahkan sempat membuka peluang lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, sayang tendangannya mampu ditepis kiper Kuwait.
Gali sendiri terlihat paling menonjol di antara para penggawa Timor Leste lainnya. Namun kemampuannya mengolah si kulit bundar tak mampu memberikan banyak perubahan hingga laga berakhir.
Sejumlah netizen pun sempat menyoroti aksi Gali Freitas yang kesulitan saat menghadapi Kuwait.
"Sayang Gali ngga terlalu dapat support teman-temannya," kata yuda.
"Gali kaya krupuk kena air ga bisa berkutik," kata bless.
"tendangan Gali emang top tapi sayang kiper kuwait sigap," ujar Fatan.
Baca Juga: Gali Freitas Tempati Winger Kanan, Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 vs Taiwan?
Gali tergolong sukses melakoni debut di Liga 1 bersama PSIS Semarang.
Dari 10 laga yang dilakoni bersama skuat Mahesa Jenar ia telah membukukan 5 gol serta 3 assist.
Ia bahkan sempat mendapat gelar Man of the Match saat gol spektakulernya menjadi penyelamat bagi PSIS Semarang kala menghadapi Dewa United beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi