Suporter PSIS Semarang tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai tim kesayangannya kalah dari Persis Solo.
Tim Laskar Mahesa Jenar menyerah dua gol tanpa balas dalam laga bertajuk Derby Jateng yang berlangsung di Stadion Manahan, Sabtu (17/9/2023) malam.
Selain kekalahan di laga sarat gensi, suporter PSIS Semarang juga menyoroti performa striker Carlos Fortes yang tampil tak maksimal.
Para pendukung PSIS Semarang atau akrab dipanggil Snex-Panser itu menilai performa Carlos Fortes di laga kontra Persis Solo sangat mengecewakan.
Pemain asal Portugal itu membuang beragam peluang emas untuk mencetak gol. Salah satunya di awal babak kedua saat sepakannya melambung jauh meski dalam posisi terbuka.
Kritikan dan desakan untuk segera mengevaluasi sang pemain pun mulai dilontarkan Snex-Panser pada unggahan terakhir PSIS Semarang seusai pertandingan.
"Pah @yoyok_sukawi wis wayahe ultimatum Fortes, Marukawa. Nek sekirane rak ono perubahan coret wae, gak usah mikir nama besar, bayaran gedhi nek kualitas rasa lokal yo rak ngangkat tim," kata akun @tofanragesp seraya mencolek akun Bos PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
"Fortes gethuk sumpah," tambah akun @sela_good.
"Marukawa Fortes evaluasi!" kata akun @hudan_ii setuju bila Fortes dievaluasi, berikut juga dengan Taisei Marukawa.
Baca Juga: Nyatakan Dukung Prabowo, Demokrat Resmi Gabung Koalisi Indonesia Maju
"Fortes ki wes rak iso opo2, duel kalah terus, gowo bal yo ucul terus," kata akun @avridtanjung mengomentari performa Carlos Fortes.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati